fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

14 Jabatan Dilelang, Gubernur Sulsel Hanya Lantik 6 Kepala OPD

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman Sudirman Sulaiman melantik 6 Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (16/3/2022).

Dari 14 Jabatan yang dilelang sejak akhir tahun 2021 lalu, Andi Sudirman Sulaiman hanya melantik 6 Pejabat Tinggi Pratama.

Mereka antara lain, Astina Abbas sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Andi Winarno Eka Putra sebagai Kepala Biro Adpim, Marwan sebagai Kepala Biro Hukum, Iqbal Najamuddin sebagai Kepala Biro Kesra, Setiawan Aswad sebagai Kepala Dinas Pendidikan, dan Eka Prasety sebagai Kepala Biro Umum.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Sambut Ramadhan, Aliyah Mustika Bekali Santri KIE Obat dan Makanan

Sementara 8 jabatan yang belum dilantik antara lain Kepala Biro Barang dan Jasa, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala RSUD Haji, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kepala Inspektorat, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Andi Sudirman Sulaiman menjelaskan pelantikan Pimpinan Jabatan Tinggi akan dilakukan bertahap, dengan mempertimbangkan protokol kesehatan.

“Bertahap. Kan protokol kesehatan. Jadi kita batasi yang dilantik dulu,” kata Andi Sudirman.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Gubernur Jalan Santai 10 Ribu Langkah bersama Ribuan Warga Jeneponto

Meski begitu, Andi Sudirman masih enggan mengungkapkan terkait kapan pelantikan selanjutnya dilakukan.

“Kita lihat lagi,” singkat Andi Sudirman Sulaiman.

Sementara itu, beberapa OPD saat ini masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt). Andi Sudirman menjelaskan ada beberapa pertimbangan tetap mempertahankan Plt untuk memimpin beberapa OPD tersebut. Salah satunya mempertimbangkan program yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

“Kita kan memantau juga. Kadang-kadang kan misalnya ada program strategis di sana, tanggung kalau kita lantik sekarang ataupun kita harus tangguhkan dulu sampai dia clear baru bisa masuk,” jelas Andi Sudirman.

Baca juga:  Diskominfo Sulsel Fasilitasi Penerbitan TTE untuk Pejabat di Aplikasi BajuBodo

Sedangkan untuk jabatan pimpinan yang kosong, Andi Sudirman mengatakan akan mengisinya menggunakan sistem meritrokasi.

Yakni sistem politik yang memberikan kesempatan kepada seseorang untuk memimpin berdasarkan kemampuan atau prestasi. Sistem ini didasarkan pada kinerja, yang dinilai melalui pengujian atau pencapaian yang ditunjukkan. 

“Kita mau manfaatkan sertifikat yang dikasih ke ASN,” pungkasnya.

Baca berikutnya: Andi Sudirman Beri Sinyal Pemenang Lelang Jabatan Pemprov Sulsel

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2024 di Makassar Hingga ke Warkop

LAYAR NEWS, Makassar - Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Pallawa 2024, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar melaksanakan sosialisasi kepada...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT