fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

19 Masalah yang Ditemukan Bawaslu dalam Pemilu 2024

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI merilis hasil pemantauan sejumlah permasalahan sepanjang pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari 2024. Masalah yang terjadi pada pemungutan dan perhitungan suara. 

Mereka menemukan 19 permasalahan, dengan rincian 13 permasalahan pemungutan suara dan 6 permasalahan pada perhitungan suara. Data itu dari hasil pemantauan petugas di 38 provinsi yang melaksanakan pemilu. 

Masalah itu dituangkan melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) hingga 15 Februari 2024, pukul 06.00 WIB. Informasi mengenai berbagai bentuk permasalahan itu dirilis Bawaslu kepada yang diterima jurnalis, Kamis, 15 Februari 2024. 

ADVERTISEMENT

13 masalah pemungutan suara: 

  1. 37.466 TPS mengalami Pembukaan pemungutan suara dimulai lebih dari pukul 07.00;
  2. 12.284 TPS didapati alat bantu disabilitas netra (braille template) tidak tersediadi TPS;
  3. 10.496 TPS yang logistik pemungutan suara tidak lengkap;
  4. 8.219 TPS yang didapati adanya pemilih khusus yang menggunakan hak pilihnya tidaksesuai dengan domisili kelurahan dalam KTP-el;
  5. 6.084 TPS yang mengalami surat suara yang tertukar;
  6. 5.836 TPS didapati ada pendamping pemilih penyandang disabilitas yang tidakmenandatangani surat pernyataan pendamping (formulir Model C.PENDAMPING-KPU);
  7. 5.449 TPS yang didapati KPPS tidak menjelaskan tentang tata cara pelaksanaanpemungutan dan penghitungan suara;
  8. 3.724 TPS didapati Papan Pengumuman DPT tidak terpasang di sekitar TPS dan tidakmemuat pemilih yang ditandai bagi pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat;
  9. 3.521 TPS didapati Saksi mengenakan atribut yang memuat unsur atau nomor urutpasangan calon/partai politik/DPD;
  10. 2.632 TPS didapati adanya mobilisasi dan/atau mengarahkan pilihan pemilih(olehtim sukses, peserta pemilu, dan/atau penyelenggara) untuk menggunakan hakpilihnya di TPS;
  11. 2.509 TPS yang didapati adanya saksi yang tidak dapat menunjukan surat mandattertulis dari tim kampanye atau peserta pemilu;
  12. 2.413 TPS yang didapati adanya pemilih menggunakan hak pilihnya lebih dari satukali; dan
  13. 2.271 TPS didapati terjadi intimidasi kepada pemilih dan/atau penyelenggara pemiludi TPS.
Baca juga:  Pj Wali Kota Klaim Perwali 36 Beri Efek Penurunan Kasus Covid-19.

Enam masalah penghitungan suara:

  1. 11.233 TPS yang didapati adanya Sirekap tidak dapat diakses oleh pengawas pemilu, saksi, dan/atau masyarakat;
  2. 3.463 TPS yang didapati melakukan penghitungan suara dimulai sebelumwaktupemungutan suara selesai;
  3. 2.162 TPS yang didapati adanya ketidaksesuaian jumlah hasil penghitungan surat suara yang sah dan surat suara yang tidak sah dengan jumlah pemilihyangmenggunakan hak pilih;
  4. 1.895 TPS yang didapati Pengawas TPS tidak diberikan Model C.HASIL SALINAN;
  5. 1.888 TPS yang didapati Saksi, pengawas TPS, dan warga masyarakat tidak dapatmenyaksikan proses penghitungan suara secara jelas; dan
  6. 1.473 TPS yang didapati adanya intimidasi terhadap penyelenggara.
ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Tiga Nama Calon Bupati Takalar Bersaing Dapatkan Rekomendasi PPP

Layar.news, Takalar - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Takalar bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan calon bupati Takalar.Ketua DPC PPP...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT