Kamis, Januari 28, 2021

2021, Pemprov Siapkan Rp64 Miliar untuk Kabupaten Sinjai

Layar Tips

Tanaman Hias Ini Bisa Jadi Pewangi Alami di Rumah

Tanaman hias ini bukan hanya mempercantik, juga bisa menjadi pewangi alami di dalam rumah.

5 Kesalahan Umum Merawat Tanaman Hias

Memelihara tanaman hias tidak bisa sembarangan. Nah, berikut kesalahan umum dalam merawat tanaman hias...

Ini Manfaat Kopi Bagi Kesehatan Tubuh, Juga Dampak Negatifnya

Layar.news - Mengonsumsi secangkir kopi di pagi hari sudah menjadi kebiasaan rutin sebagian orang.Minum kopi dipilih karena cita rasanya...

LAYAR.NEWS, SINJAI – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah memastikan, pemerintahannya hadir untuk membangun setiap daerah di Sulsel.

Tahun ini, Pemprov Sulsel mencatat dan mempersiapkan Rp64 miliar bantuan keuangan daerah untuk Kabupaten Sinjai.

“Agar ada pemerataan pembangunan, Pemprov harus hadir di seluruh kabupaten kota, dan syukurnya teman-teman di DPRD Provinsi ikut support, ini betul-betul sinergi program. Kami datang ke daerah membawa aspirasi dari DPR,” ujar Nurdin dalam forum Pemaparan Program Strategis Kabupaten Sinjai 2021, di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai, Kamis (07/01/2021).

Nurdin menjelaskan, sebagai penyangga pangan nasional, daerah irigasi Lamore akan melayani 200 hektare sawah dan bisa menjadi air baku untuk air minum masyarakat. Daerah irigasi ini akan diberikan Rp25 miliar.

“Yang pasti, hari ini Rp39 miliar menuju Sinjai Barat dan Rp25 miliar untuk daerah irigasi Lamore yang ada di Kecamatan Bulupoddo,” urainya.

Baca Juga:

Sebelumnya di tahun 2019, Pemprov Sulsel juga telah menyerahkan anggaran Rp40 miliar dan di tahun 2020 kembali memberikan Rp20 miliar khusus untuk Kabupaten Sinjai.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa dalam pemaparannya mengatakan, bantuan keuangan daerah tahun 2020 sebesar Rp20 miliar digunakan untuk pembangunan Islamic Centre senilai Rp19,4 miliar, pembangunan tambatan perahu, dan sosialisasi gizi seimbang dan ibu hamil untuk pencegahan stunting.

“Dalam hal pengembangan potensi wisata Hutan Mangrove Tongke-tongke masih membutuhkan sarana dan prasarana, dan dibutuhkan dana kurang lebih senilai Rp50 miliar. Dan bidang sumber daya air pembangunan bendungan di Kecamatan Bulupoddo bisa menciptakan jaringan irigasi dan sumber air di daerah Bulupoddo,” terangnya.

Ia juga menyampaikan, daerah Sinjai saat ini masih membutuhkan anggaran penyelesaian fisik menara dan landscape Gedung Islamic Centre Sinjai senilai Rp 12 miliar. Juga meminta Pemprov Sulsel membantu pembangunan bendungan Lamore agar petani memperoleh jaringan irigasi untuk sawah. (Yuweni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Besok, DPRD Gelar Paripurna Penetapan Wali Kota Makassar

Besok, DPRD akan menggelar rapat paripurna terkait Pengumuman Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Layar Populer

Layar Terkait