LAYAR.NEWS, Makassar — Tiga ASN lingkup Pemprov Sulsel yang bertugas di UPT Pendapatan Wilayah 1 Makassar terancam pidana penjara, jika terbukti melanggar netralitas ASN pada Pilkada 2024.
Ketiga ASN tersebut yaitu, Yarham Yasmin (Kepala UPT Pendapatan Wilayah 1 Makassar), Zulkhairil dan Asri. Ketiganya itu diduga terlibat dalam foto yang viral di media sosial. Dalam foto tersebut mereka berpose menunjukkan simbol dua jari sambil memegang kartu nama salah satu pasangan kandidat Pilgub Sulsel.
Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel telah memanggil dan memeriksa ketiganya. Yarham Yasmin dipanggil sebagai terlapor, sedangkan dua orang lainnya yaitu, Zulkhairil dan Asri dipanggil sebagai saksi.
Tim penyidik Gakkumdu, Rahmat Hidayat mengatakan, ketiga ASN itu terancam dikenakan tindak pidana pemilihan Pasal 188 Jo Pasal 71 undang-undang pemilihan gubernur, bupati dan walikota. “Sanksinya itu, maksimal 6 bulan penjara,” kata Rahmat Hidayat, di Kantor Bawaslu Sulsel, Jumat, 4 Oktober 2024.
Meskipun terancam pidana, namun pihak Sentra Gakkumdu bersama Bawaslu Sulsel belum memutuskan tindak lanjut dari kasus dugaan pelanggaran netralitas ASN yang diduga melibatkan tiga ASN Pemprov Sulsel.
“InsyaAllah besok kita akan lakukan rapat pleno kedua Gakkumdu dan pimpinan Bawaslu Sulsel untuk memutuskan kasus ini,” pungkasnya.