Rabu, 3 Maret 2021
No menu items!

5 Kesalahan Umum Merawat Tanaman Hias

Promo

Gastros Resto & Cafe Hadirkan Diskon 25% All Food Menu

Promosi ini berlangsung sepanjang Februari 2021, dan untuk mendapatkan promo diskon ini cukup mudah.

Sambut Imlek, Phinisi Hospitality Bertabur Promo

Selain promo menginap, hotel-hotel yang tergabung di Phinisi Hospitality juga menyiapkan bonus angpao

Dapatkan Rumah Impian di Bukit Baruga dengan Diskon Rp200 Juta

Promo Fibrasi ini, pelanggan juga dapat DP ringan mulai 5%, angsuran mulai Rp2 jutaan, hingga free biaya notaris.

LAYAR.NEWS – Hobi tanaman hias makin nge-trend. Terutama selagi pandemi Covid-19 belum usai dimana aktivitas kebanyakan di rumah.

Namun, dalam memelihara tanaman hias tidak bisa sembarangan. Harus menyesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Beberapa mungkin tanpa menyadari kerap melakukan beberapa kesalahan umum dalam merawat tanaman hias. Seperti salah mengukur kebutuhan air, atau salah memilih wadah. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan tanaman hias sakit, layu, bahkan mati.

Melansir dari CNN Indonesia, berikut sejumlah kesalahan umum merawat tanaman hias;

Mengabaikan penyakit tanaman

Salah satu kesalahan umum dalam merawat tanaman hias adalah abai terhadap tanda-tanda penyakit tanaman. Beberapa tanda tanaman Anda sakit adalah perubahan warna pada akar, akar yang menjadi lembek, serta timbul bercak pada badan tanaman, termasuk daun.

Baca juga:  Cukup Menguras Kantong, Ini 5 Jenis Calathea Termahal

Akar merupakan bagian penting dari tanaman yang kerap diabaikan dan luput dari perhatian. Padahal, akar merupakan komponen penting yang bisa menjadi indikasi kesehatan tanaman.

Kerontokan juga bisa jadi merupakan tanda lain bahwa tanaman sedang sakit. Sebelum tanaman Anda mati, temukan penyebab dan solusinya. Penyebab tanaman sakit di antaranya adalah tanah berjamur, terlalu banyak kandungan kimia, atau kurang asupan cahaya dan air.

Baca juga:  Curah Hujan Tinggi, Berikut Tips Agar Rumah Tidak Lembap
Terlalu sering memindahkan letak tanaman

Mungkin Anda sering melakukan hal ini dengan pertimbangan keindahan tata letak lingkungan rumah. Namun, hal tersebut ternyata tidak sehat untuk tanaman. Memindahkan letak berpotensi merusak konsistensi tanaman menerima cahaya, atau bahkan asupan air.

Hal tersebut ternyata mampu memicu stres pada tanaman. Efek stres pada tanaman akan terasa dalam jangka waktu panjang. Stres pada tanaman cenderung menghambat proses pertumbuhan. Sebaiknya, tanaman diberi waktu yang panjang untuk menyesuaikan diri di satu letak yang sama.

Menyiram tanaman berlebihan

Salah satu kesalahan umum merawat tanaman hias adalah menyiram tanaman secara berlebihan. Sejumlah orang bisanya hanya melihat permukaan tanah yang kering, dan mengira tanaman tersebut sudah butuh di siram.

Baca juga:  Sensasi Rasa Anggur dalam Wine Coffee, Ingin Coba?

Sebelum memutuskan untuk menyiram, coba cek tingkat kelembaban tanah media tanam dengan menusukkan jari Anda beberapa centimeter dari permukaan. Tak hanya terlalu kering, tanah yang terlalu lembab juga akan memicu tanaman layu bahkan mati.

Pada dasarnya akar akan menyerap seluruh air yang tersedia di media tanam, seperti tanah. Penyerapan berlebihan akan membuat sel-sel dalam tanaman tak kuat menampung unsur air lalu mati.

Baca juga:  Sulap Kulit Pisang Jadi Pupuk Organik, Begini Caranya
Paparan cahaya tidak sesuai

Setiap jenis tanaman memiliki tingkat kebutuhan cahaya matahari yang berbeda. Untuk itu, terlebih dahulu mencari tahu karakteristik masing-masing tanaman.

Salah satu tanaman yang tengah digandrungi adalah monstera, yang salah satu variannya adalah tanaman janda bolong. Jenis tanaman tersebut memiliki daun yang rentan gosong dan menguning. Untuk itu, paparan matahari langsung dan terik tidak dianjurkan.

Sementara itu, sejumlah tanaman cenderung kuat dan tahan panas, seperti jengger ayam, bougenville, dan kaktus. Tanaman-tanaman tersebut cenderung lebih tahan paparan cahaya sehingga Anda bisa meletakkannya di luar ruangan.

Paparan sinar matahari harus diimbangi dengan kadar air yang tepat untuk mengkondisikan tanaman berada di kadar kelembaban yang tepat.

Mengganti-ganti dan salah ukuran pot

Pot sebagai wadah tumbuh kembang tanaman adalah salah satu aspek penting dalam merawat tanaman hias. Mengganti pot untuk tanaman yang sama amat tidak disarankan. Hal ini terkait dengan bagaimana konsistensi akar mencari bentuk, karena akar akan merambat menyesuaikan pot penampung.

Baca juga:  Bosan Liburan di Rumah? Kegiatan Asyik Ini Bisa Kamu Lakukan
Baca juga:  Tanaman Hias Ini Melambangkan Makna Khusus

Hal ini berkaitan dengan kebiasaan seseorang salah memilih ukuran pot. Ukuran pot akan berpengaruh pada seberapa banyak tanah sebagai media tanam menyimpan jumlah air. Maka dari itu, sesuaikan ukuran pot Anda dengan beberapa hal seperti ukuran maksimal tanaman, jenis dan ukuran akar pada tanaman, serta kelembaban ideal tanaman Anda.

Tidak semua tanaman dirawat dengan cara yang sama. Karakteristik setiap tanaman berbeda-beda. Begitu pula dengan kebutuhan nutrisi tanaman tersebut. Untuk menghindari kesalahan-kesalahan umum dalam merawat tanaman hias, baiknya Anda mempelajari terlebih dahulu, baik sebelum membeli atau setelah membeli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Laporkan Kinerja ke Danny, Ombudsman: 22 OPD Terlapor

Danny Pomanto meminta Ombudsman untuk tetap menegakkan aturan yang ada.

Populer

Berita Terkait