No menu items!

8.000 Pelaku UMKM Makassar akan Terima BLT, Ini Syaratnya

Layar.news, Makassar – Delapan ribu pelaku UMKM di Kota Makassar akan menerima bantuan langsung tunai di akhir agustus.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Evi Apriyalti, sebagai implementasi dari instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/08/2020).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Evi Apriyalti mengatakan pemerintah memberikan bantuan melalui program dana hibah atau bantuan langsung tunai kepada pelaku UMKM yang terkena dampak Covid-19.

Tercatat sebanyak 8.000 UMKM di kota Makassar akan mendapat BLT tersebut.

Baca Juga:

“Bantuan tersebut berupa dana usaha senilai Rp 2,4 Juta itu untuk tiap UMKM, di Makassar ada sebanyak 8.584 UMKM akan menerima bantuan tersebut,” ujarnya saat dihubungi layar.news, Selasa (21/8/2020).

Bantuan hibah ini, kata Evi, akan dilakukan secara bertahap, dengan target disalurkan kepada 12 juta pelaku UMKM se-Indonesia yang akan mulai ditransfer pada akhir Agustus 2020 ini.

“Pada bulan Agustus ini, tahap awal bantuan akan disalurkan kepada 1 juta pelaku UMKM di Indonesia,” terang Evi.

Skema bantuan kata Evi, mulai diberikan langsung melalui transfer ke rekening masing-masing pemilik usaha.

Adapun syarat dari penerima bantuan tersebut yakni telah terdaftar pada dinas koperasi dan telah memenuhi persyaratan.

Evi menjelaskan, syarat bagi penerima PLT belum pernah menerima bantuan pinjaman dari pihak bank dan pelaku usaha merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Selanjutnya, penerima bantuan harus mempunyai Nomor Induk Kependudukan (NIK), mempunyai usaha mikro yang dibuktikan dengan surat usulan dari pengusul lampiran 

Juga pelaku UMKM bukan ASN atau PNS, bukan anggota TNI/polri serta bukan pegawai BUMN/ BUMD.

“Harus punya usaha, belum pernah terima bantuan dari bank dan bagi yang terkena dampak covid-19, Banpres (Bantuan Presiden) produktif untuk usaha mikro,” jelas Evi.

Sementara itu, salah satu pemilik usaha makanan dan minuman di Makassar, Andi Rifqi mengatakan, turut bahagia dengan adanya kabar tersebut karena akan sangat terbantu, khususnya ditengah pandemi.

“Sangat bagus dan terbantu sekali

karena membantu perekonomian masyarakat yang mempunyai usaha kecil serta masyarakat dapat mengembangkan usahanya dengan bantuan yang diterima,” katanya.