Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Ada Gedung Tak Patuhi Prokes, PHRI Minta Pemkot Perketat Pengawasan

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga berharap Pemkot Makassar memperketat pengawasan protokol kesehatan (prokes) pada sejumlah gedung pertemuan.

Hal tersebut karena PHRI menemukan masih ada sejumlah gedung yang masih membandel dengan tidak menerapkan prokes sesuai Perwali Nomor 53 Tahun 2020.

“Masih ada gedung yang menerima wedding dengan prasmanan. Kita minta tolong semua hotel dan gedung dicek, jangan sampai ada wedding yang prasmanan dan makan di tempat. Mereka perlu di disiplinkan,” ujarnya saat rapat koordinasi Satgas Covid-19 di Balaikota, Selasa (12/1/2020).

Menurut Anggiat, sebaiknya ada penambahan dalam surat edaran terkait kewajiban pihak perhotelan menyiapkan satgas untuk mengingatkan pengunjung taat prokes.

“Kalau masih bisa merevisi surat edaran, industri perhotelan menyiapkan paling tidak tiga satgas yang mengingatkan protokol kesehatan bagi pengunjung yang tidak memakai masker,” ujarnya.

Baca Juga:

Ia juga menegaskan dukungannya atas kebijakan pemkot terkait pembatasan jam operasional tempat usaha hingga 26 Januari mendatang.

Tempat usaha seperti mal, cafe, warkop, restoran, rumah makan, dan game center hanya boleh buka hingga pukul 22:00 Wita.

“Kami dari PHRI tentu sangat menyambut baik kebijakan ini,” katanya.

Atas penjelasan PHRI, Pj Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin kemudian meminta Satpol PP untuk mengecek gedung dan hotel yang melanggar.

“Tolong disasar gedung yang membandel. Jika ada yang melanggar harus dilaporkan ke satgas supaya bisa melakukan antisipasi dan langsung ditindak lanjuti. Kami mengutamakan keselamatan masyarakat,” ujar Rudy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait