fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Alat Safety Siap, Tim Detektor Mulai Bertugas Besok

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan alat kesehatan yang akan digunakan Tim Detektor dalam bertugas, di gudang perbekalan Makassar Recover Dinas Kesehatan Kota Makassar.

Tim Detektor mulai bertugas pada 2 Juli 2021, besok. Adapun peralatan kesehatan yang disiapkan antara lain:

  1. Handsanitaiser: 5.675 box.
  2. Disinfektan: 6000 jergen.
  3. Masker inchinose: 7.675 box.
  4. Tensi Meter: 5.004 pcs.
  5. Thermometer: 5.004 pcs
  6. Alat Pelindung Diri (APD): 15.306.

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto mengatakan, sebelum turun bekerja tim detektor dibekali alat safety berdasarkan standar operasional.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kepada Pemkot Makassar, USAID CCBO Tawarkan Kerjasama Pengelolaan Sampah

“Untuk memastikan itu maka Tim Detektor dimodali dengan safety berdasarkan standar yang dilakukan. Tinggal 5.000 megafone belum disiapkan” ujar Danny usai melakukan peninjauan di gudang perbekalan Makassar Recover, Kamis (1/7/2021).

“Ada vitamin, ada BPJS-nya, sistem honornya langsung ditransfer ke rekening, semua kebutuhan kesehatan kita akan berikan kepada Tim Detektor,” tambahnya.

Baca juga:  12 OPD Pemkot Makassar Terapkan Kawasan Tanpa Rokok

Sebagai informasi, Tim detektor lebih fokus melakukan deteksi dini Covid-19 dengan menyasar di setiap rumah penduduk Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

Mereka bertugas untuk melakukan skrining awal. Jika dalam proses skrining itu ada warga yang positif Covid-19 maka langsung ditangani.

Tim detector berbasis RT ini turun didamping oleh Nakes dan Dokter, dan dikawal oleh TNI/Polri. Mereka turun serentak di 153 kelurahan di Kota Makassar.

Baca juga:  Komisi C DPRD Makassar Gelar RDP Soal Izin Amdalalin Royal Apartemen

“Total sebanyak 10 ribu Tim detector, 5 ribu Nakes dan 300 Dokter, tanpa terkecuali, untuk semua orang dan semua rumah, mereka akan datang ke rumah-rumah untuk memastikan semua orang sehat dan mencari orang yang sakit,” terang Danny.

ADVERTISEMENT

“Skriningnya per bulan, monitoringnya 24 jam. Mereka bekerja dari jam 6 pagi sampai jam 12 malam,” pungkas Danny.

Baca berikutnya: Ini Perbedaan Satgas Raika, Covid Hunter dan Tim Detector

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2024 di Makassar Hingga ke Warkop

LAYAR NEWS, Makassar - Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Pallawa 2024, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar melaksanakan sosialisasi kepada...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT