fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Amri Arsyid Lanjutkan Perjalanan Gandeng PDIP di Pilwalkot Makassar, Koalisi Merah-Putih Segera Bangkit

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Amri Arsyid melanjutkan perjalanan silaturahmi politiknya ke DPC PDIP Kota Makassar, di Jalan Serigala, Kamis, 16 Mei 2024, untuk mendaftarkan diri sebagai kontestan bakal calon dalam Pemilihan Wali Kota Makassar tahun ini.

Amri Arsyid didampingi istri tercinta Ruchwana Tenrisima, dan Dewan Pakar DPW PKS Sulsel, Ustaz Abubakar Wasahuwa, Ustaz Abdul Wahid Ismail dan Ustaz Haris Abdurrahman. Hadir juga sejumlah pengurus dan kader internal partai yang secara pribadi mendukung Amri Arsyid.

Ketua DPW PKS Sulsel bertemu langsung dengan Ketua Tim Penjaringan PDIP Makassar Raisuljaiz dan sejumlah jajarannya. Raisuljaiz mengapresiasi kedatangan Amri Arsyid bersama rombongan untuk mengambil mendaftarkan diri pada Pilkada Serentak 2024.

ADVERTISEMENT

“Kami sangat mengapresiasi niat yang tulus Pak Amri Arsyid untuk mendaftar di PDI Perjuangan, karena di antara kandidat yang mengambil formulir barusan kali ini kandidat yang datang langsung dan tidak diwakili oleh timnya atau LO yang diutus,” katanya dalam silaturahmi itu. 

Baca juga:  Kembalikan Formulir ke PKS, Sri Rahmi Serius Maju di Pilwalkot Makassar 

Menurut Raisuljaiz, ini menandakan keseriusan Amri Arsyid untuk maju dan mengendarai partai ‘moncong putih’ bersama PKS. Kedua partai ini menurutnya dapat berkolaborasi dalam kontestasi pemilihan pemimpin daerah ke depan. Khususnya di Makassar.

Intinya kata Raisuljaiz, semua tahapan dalam proses penjaringan ini lebih dulu harus diikuti. “Kami berharap pak Amri Arsyid mengikuti tahapan yang ada, mulai saat proses penjaringan di DPC dan proses penyaringan di tingkatan DPD dan DPP Partai.”

ADVERTISEMENT

“Dan ini bisa menjadi kekuatan tersendiri dimana dua partai ini bisa mengusung bersama-sama kandidat Walikota dan Walikota Makassar karena PKS punya 6 kursi sementara PDI Perjuangan punya 5 kursi,” Raisuljaiz menambahkan.

Baca juga:  Mendaftar Calon Wali Kota di PKS, Amri Arsyid Dibonceng Motor Dikawal Legend Askod

Sementara, Amri Arsyid mengungkapkan, bila kedatangannya hari ini sebagai wujud keseriusan, sekaligus langkah persiapan lanjutan dalam melangkah menjelang pertarungan dalam Pilwalkot Makassar tahun ini. 

Kedatangan saya langsung ini momentum yang tepat bagi saya untuk memperkenalkan desk pilkada bagi partai yang saya datangi. Kalau gambar saja (mewakili) tidak bisa bicara tapi kalau ketemu langsung enak kita ngobrol. Tujuan saya untuk bersilaturahmi ketemu langsung dengan teman-teman pengurus,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

Amri juga menjelaskan alasan kenapa ia didampingi sejumlah Dewan Pakar PKS Sulsel. “Karena pilkada adalah ranahnya kepakaran. Mereka nanti akan merumuskan seperti apa Makassar ke depan,” ungkap alumnus Institut Pertanian Bogor ini.

“Makanya taglinenya kita ‘Apa Kabar Makassar itu akan menjadi bahan bagi kami mengusung visi misi. Karena apa, kami tidak diwakili. Bagi saya pendaftaran ini adalah titik awal menunjukkan keseriusan,” imbuh pria yang identik dengan rambut putih ini.

Baca juga:  DPRD Makassar Gelar Rapat Pansus Ranperda Tentang Inovasi Daerah

Dalam perbincangan ini pula, Amri Arsyid sebagai pimpinan PKS Sulsel serta Raisuljaiz dari PDIP Makassar sama-sama mewacanakan untuk berkolaborasi membangun Makassar ke depan lewat koalisi Merah-Putih. Koalisi nantinya akan membawa perubahan di Kota Daeng.

“Setiap berdiskusi dengan teman-teman banyak yang menganggap partai yang punya landasan ideologis hanya PKS dan PDI. Kalau digabung seperti sayap burung. Ini adalah koalisi yang sangat ideal. Terbukti pada pilgub kita menang bersama kolaborasi PKS dan PDIP. Ini kita bisa ulang di pemilihan Wali Kota saat ini,” imbuhnya disambut riuh peserta forum dalam silaturahmi itu.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Memahami Maksud Perwali Makassar tentang Penerapan Keadilan Restoratif

Pemerintah Kota Makassar belum lama ini meresmikan sekaligus menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 91 Tahun 2023 tentang Layanan Pendukung Penerapan Keadilan Restoratif. 
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT