fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Antisipasi Corona, Pelindo IV Waspadai Setiap Kapal Asing

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang menegaskan pihaknya konsisten mengikuti arahan Kementerian BUMN untuk selalu waspada terhadap virus Corona.

“Hingga saat ini kami masih tetap waspada, terutama kepada setiap kru kapal yang tiba di Pelabuhan Makassar,” tegas Farid.

Kewaspadaan itu tidak hanya kepada kru kapal dari China, tetapi juga kru kapal dari negara-negara lainnya.

ADVERTISEMENT

Dia juga menuturkan bahwa pihaknya bersama petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar masih terus melakukan sosialisasi, utamanya kepada semua pemakai jasa di pelabuhan.

Selain menyiapkan alat Thermal Scanner untuk mendeteksi suhu tubuh manusia dan hand thermometer scanner serta masker yang harus selalu digunakan para petugas di pelabuhan, pihaknya juga kini menyediakan cairan antiseptic untuk tangan di terminal penumpang pelabuhan.

Baca juga:  Sukri Tamma: Pejabat Baru Pemprov Jangan Alergi Kritik

Farid mengatakan, meski virus Corona masih menjadi momok yang menakutkan, tetapi pihaknya tetap terus melayani kegiatan ekspor dan impor barang ke China, Korea, Jepang, Vietnam dan beberapa negara lainnya.

ADVERTISEMENT

“Hingga kini, ekspor langsung dari Pelabuhan Makassar ke negara-negara tersebut masih tetap terjaga,” ujarnya.

Hanya saja memang lanjut dia, ada beberapa kebijakan yang harus dilakukan terkait hal tersebut.

Baca juga:  Kepala Pasar Kalimbu Apresiasi Bank Sampah

Salah satunya, live animal atau binatang hidup dari daratan China dan beberapa negara yang sudah tersebar virus Corona, tidak boleh masuk Indonesia, termasuk di Pelabuhan Makassar.

ADVERTISEMENT

Selain itu, walaupun barang ekspor dan impor tetap bisa masuk dan keluar melalui pintu Pelabuhan Makassar, namun kru kapal yang membawa barang tidak boleh turun dari kapal dan memasuki area pelabuhan.

“Mereka hanya bisa berada di atas kapal dan akan diperiksa oleh Tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, Pelindo IV dan Otoritas Pelabuhan menggunakan alat Thermal Scanner yang telah disiapkan untuk mendeteksi suhu tubuh manusia dan hand thermometer scanner,” jelas Farid.

Baca juga:  Temui Prof. Rokhmin Dahuri, Deng Ical Diskusi Majukan Makassar

Dirut Pelindo IV mengatakan, larangan tersebut berdasarkan hasil Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju yang diselenggarakan di Istana Bogor pada Selasa malam, 4 Februari 2020.

Kemudian dilanjutkan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir dan dari Kementerian Kesehatan yang disampaikan di Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2020.

Baca juga:

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Rinding Allo, Desa Memukau di Lutra yang Mirip Swiss dan Austria

Desa Rinding Allo berada di kawasan pegunungan Luwu Utara, Kecamatan Rongkong. Lokasinya yang terletak di ketinggian 1600 Mdpl.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT