fbpx
No menu items!

Arab Saudi Bakal Kembali Larang Haji Jamaah Luar Negeri

Promo

LAYAR.NEWS – Arab Saudi dilaporkan akan kembali melarang masuknya jamaah haji dari luar negeri tahun ini. Jika aturan tersebut berlaku, ini akan jadi tahun kedua jamaah asing tak bisa pergi ke Tanah Suci.

Hal ini karena kasus corona (Covid-19) yang naik secara global. Terlebih, pemerintah disebut kebingungan soal kemanjuran virus corona. Sehingga para pejabat berpikir ulang soal mengizinkan jamaah asing melakukan perjalanan suci itu.

Hal ini pertama kali diberitakan Reuters melalui dua sumbernya. Di mana, mereka mengatakan pemerintah tengah berpikir untuk hanya menerima jamaah haji domestik saja.

Baca juga:  Banjir di China, Warga Tewas Terjebak di KRL Bawah Tanah

Selain itu, para jemaah haji domestik tersebut juga harus sudah divaksinasi atau pulih dari Covid-19 setidaknya enam bulan.

“Pembatasan juga akan diterapkan ke usia peserta,” kata salah satu sumber, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (7/5/2021).

Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari kedubes kedua negara termasuk Kementerian Agama.

Saudia Keluarkan Pedoman dan Syarat Perjalanan untuk 38 Negara

Sementara itu, Saudi Arabian Airlines, atau yang kini dikenal dengan Saudia, mengeluarkan pedoman dan persyaratan perjalanan untuk 38 negara di seluruh dunia termasuk di dalamnya Indonesia.

Baca juga:  Cetak Rekor Kasus, Malaysia Diamuk Varian Delta

Pedoman ini dirilis setelah Kementerian Dalam Negeri mengumumkan mencabut penangguhan perjalanan internasional untuk kelompok tertentu mulai 17 Mei nanti.

Melalui pedoman yang dipublikasikan di webnya, maskapai penerbangan nasional Arab Saudi tersebut mengatakan penumpang harus memeriksa kelayakan mereka sebelum terbang dan mendapatkan izin yang diperlukan. Penumpang harus mendapatkan sertifikat pemeriksaan medis PCR dari salah satu pusat pemeriksaan terakreditasi di negara kerajaan.

Baca juga:  Cetak Rekor Kasus, Malaysia Diamuk Varian Delta

Namun, ketentuan dan pedoman akan diperbarui secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya. Mereka meminta penumpang untuk terus memeriksa informasi terbaru dari sumber resmi sebelum melakukan perjalanan.

Selain Indonesia, negara-negara yang termasuk dalam pedoman perjalanan maskapai adalah Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Mesir, Kuwait, India, Pakistan, Filipina, Malaysia, Maroko, Spanyol, Irak, Ethiopia, Maladewa, dan China.

Selanjutnya ada Swiss, Prancis, Inggris Raya, Italia, Austria, Bangladesh, Yunani, Yordania, Kenya, Turki, Jerman, Bahrain, Lebanon, Belanda, Qatar, Singapura, Afrika Selatan, Sri Lanka, Sudan, Nigeria, Tunisia, Oman, serta Mauritius.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengeluarkan tiga kategori warga yang dapat melakukan perjalanan di luar negara kerajaan. Antara lain:

  1. Warga yang mendapat dua dosis vaksin virus corona atau yang sudah lewat 14 hari setelah suntikan pertama vaksin.
  2. Sudah sembuh dari infeksi Covid-19, dengan syarat telah menghabiskan waktu kurang dari enam bulan sejak terinfeksi.
  3. Di bawah usia 18 tahun, dengan syarat mereka menyerahkan perjalanan polis asuransi yang disetujui oleh Bank Sentral Saudi.
Baca juga:  Cetak Rekor Kasus, Malaysia Diamuk Varian Delta
Baca juga:  Banjir di China, Warga Tewas Terjebak di KRL Bawah Tanah

Setelahnya, mereka yang melakukan perjalanan harus karantina rumah selama tujuh hari setelah kembali. Mereka juga diwajibkan tes PCR setelah karantina. Namun, anak-anak di bawah usia delapan tahun dibebaskan dari tes PCR.

Baca berikutnya: Tsunami Covid-19 India Kian Parah, 412.262 Kasus Baru

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Danny Tegaskan Soal Aturan Berkendara Saat PPKM Level IV

Danny Pomanto menegaskan aturan perjalanan selama PPKM Level IV di Makassar hanya menyasar pada transportasi umum.

Populer

Berita Terkait