fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Babinkantibmas Polres Pinrang, Aiptu Hasanuddin Jadi Guru Ngaji dan Bagikan Alquran di TPA Desa Siwolong Polong

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Berawal dari keprihatinannya menyaksikan kondisi Tempat Pelajaran Alquran (TPA) yang berada di Desa Siwolong Polong, Desa Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang. Seorang polisi bernama Hasanuddin berpangkat Aiptu turut membantu dalam pembinanaan anak-anak di tempat belajar baca Alquran tersebut.

Selain menyumbangkan kitab Alquran kepada murid-murid TPA di desa tersebut, anggota polisi dari Polres Pinrang, Sulawesi Selatan ini, juga menjadi guru mengaji mereka.

Hasanuddin bercerita, sebagai polisi yang bertugas sebagai Babinkantibmas Polres Pinrang, ia berkewajiban untuk berkeliling desa untuk memastikan kondisi para warga.

ADVERTISEMENT

Selama beberapa bulan berkeliling ke rumah-rumah warga, Aiptu Hasanuddin akhirnya mendapati ada dua TPA di Desa Siwolong Polong yang memprihatinkan kondisinya. Seperti sarana tempat duduk yang sudah rusak dan kitab yang sudah usang dan sobek.

Baca juga:  Indira Jusuf Ismail Buka Milad sekaligus Wisuda Komunitas Tahfidz On The Street

“Sedih rasanya saat saya berkunjung ke beberapa TPA, mereka mengaji di atas dipan yang sudah tidak layak “, ungkap Hasanuddin mengenang perjuangan awalnya membantu TPA di Pinrang, kepada wartawan, Kamis 10 Agustus 2023.

Walau pun kondisi memprihatinkan, para murid TPA tetap antusias belajar membaca dan menulis.

ADVERTISEMENT

Hasanuddin kemudian berinisiatif untuk mencari donatur, baik dari pejabat instansi pemerintahan maupun swasta. Donasi berupa ratusan Alquran tersebut kemudian disalurkan ke TPA-TPA yang berada di desa tersebut.

Baca juga:  Atasi Kekeringan Ekstrem, Pemprov Sulsel Semai 10 Ton Garam untuk Turunkan Hujan

“Semoga Alquran ini dapat membantu proses belajar mengajar anak-anak di TPA, ” ucapnya.

Selain itu, para guru mengaji di TPA turut diberikan intensif untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Hasanuddin menilai pendidikan agama sejak usia dini sangat penting untuk membentuk akhlak dan mental anak. Apalagi pesatnya gempuran teknologi yang menurutnya anak-anak rentan terjerumus dalam pergaulan bebas dan perilaku negatif seperti kiriminal, seks bebas dan narkoba.

Peredaran narkoba pun telah merambah ke desa-desa, katanya.

Baca juga:  Wawali Kota Makassar Tegaskan Semua Anak Makassar Harus Sekolah

“Pendidikan agama harus kita galakkan sejak dini, pusat-pusat kegiatan seperti di TPA harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak agar berjalan maksimal sebagai benteng membentuk mental anak sebagai bekal saat dewasa kelak, ” ucap Hasanuddin.

Upaya Aiptu Hasanuddin mendapat respon positif dari masyarakat. Abdullah Palanti salah seorang orang tua murid TPA mengaku sangat terbantu oleh gerakan inisiatif mantan Kanit Intel Polres Pinrang ini.

Abdullah Palanti mengatakan anaknya sudah bisa mengaji dengan lancar berkat bantuan tersebut.

“Terimakasih Pak Babin, berkat bantuannya anak-anak kami dapat mengaji dengan baik, ” ungkap Abdullah.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

17 Kepala Keluarga Mengungsi Imbas Banjir di Banggai Laut, Sulteng

BNPB melaporkan, sebanyak 17 KK dari 165 KK terdampak mengungsi akibat banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT