Bawaslu RI Akan Bentuk Satgas Tangkal Hoaks

0
217
Ketua Bawaslu Rahmat Bagja bersama Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johny G Plate, usai Rapat Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Selasa (18/10/2022).

LAYAR NEWS, JAKARTA — Ketua Bawaslu Rahmat Bagja mengungkapkan perlunya pembentukan satuan tugas dalam menangani serangan ‘cyber’, khususnya dalam menangkal dan menindak politisasi SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan), hoaks, dan ujaran kebencian.

Hal tersebut dia ungkapkan saat menghadiri Rapat Persiapan Penyelenggaraan Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Jakarta, Selasa (18/10/2022).

Baca juga:  Kompetisi TIK untuk Disabilitas, Menkominfo: Wujud Nyata Inklusi Digital

“Rapat tadi untuk membentuk kesepahaman bersama dalam membentuk satuan tugas dan kewenangan mencegah terjadinya naiknya serangan ‘cyber’, terutama yang berhubungan dengan politisasi SARA, hoaks, ujaran kebencian termasuk ‘black campaign’,” katanya usai rapat yang berlangsung tertutup selama 2,5 jam tersebut.

Bagja menegaskan perlunya hubungan lintas kementerian dan lembaga negara yang mempunyai wewenang dalam menangani konten internet yang dapat memecah persatuan serta melanggara ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca juga:  Rangga Jemput Aspirasi Warga di Tinggimae, Gowa

“Jadi butuh koordinasi dan komunikasi dari para kementerian dan lembaga. ‘Insya’ Allah dalam waktu dekat ini akan terbentuk satuan tugas tersebut.

Perlu diketahui, Kominfo mengundang berbagai pihak seperti penyelenggara pemilu (KPU, Bawaslu, dan DKPP), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Polri, TNI, dan Kemeterian Pertahanan. Rapat persiapan pemilu dalam bidang teknologi informasi ini terbagi dalam dua agenda.

Baca juga:  Advokat Terlapor Sesalkan Ketua Bawaslu Jeneponto Lapor Warga dengan UU ITE

Pertama, diseminasi informasi terkait moderasi konten dan penindakan dan penerapan dan implementasi Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang disosialisasikan Menteri Komunikasi dan Infomrasi Johnny G Plate didampingi Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel A Pangerapan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini