fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Begini Strategi Bawaslu Cegah Kerawanan di TPS Sulsel

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan mengumumkan telah menyusun dan mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi dan mencegah kerawanan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilu 2024. 

Diketahui sebelumnya, Bawaslu Sulsel juga telah merilis jenis kerawanan di TPS. Hasilnya, terdapat 7 indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi. Kemudian, 14 indikator yang banyak terjadi, dan 1  indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi. 

Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 7 variabel dan 22 indikator, diambil dari 26.357 TPS di Sulsel. Ada lima hal yang telah dipersiapkan Bawaslu Sulsel. Pertama, melakukan patroli pengawasan di wilayah TPS rawan, koordinasi dan konsolidasi kepada pemangku kepentingan terkait. 

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Penting Diketahui! Ini Bedanya Pemilu dan Pemilihan

Kemudian, sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat, kolaborasi dengan pemantau pemilu dan pengawas partisipatif, dan terakhir adalah menyediakan posko pengaduan masyarakat di setiap level yang bisa diakses masyarakat. 

“Bawaslu juga melakukan pengawasan langsung untuk memastikan ketersediaan logistik Pemilu di TPS, pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan, akurasi data pemilih dan penggunaan hak pilih,” dalam rilis yang diterima dari Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, Senin, 12 Februari 2024.

Baca juga:  55 TPS di Sulsel Bakal PSU, Sebagian Berujung Pidana

Berdasarkan Pemetaan TPS rawan, Bawaslu merekomendasikan KPU untuk menginstruksikan kepada jajaran PPS dan KPPS seperti melakukan antisipasi kerawanan sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Kemudian, berkoordinasi dengan seluruh stakeholder, baik pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat. 

ADVERTISEMENT

Dan stakeholder lainnya untuk melakukan pencegahan terhadap kerawanan yang berpotensi terjadi di TPS, baik gangguan keamanan, netralitas, kampanye pada hari pemungutan suara, potensi bencana, keterlambatan distribusi logistik, maupun gangguan listrik dan jaringan internet.

Baca juga:  Komposisi Final DCS Masuk, Bawaslu Sulsel Fokus Cari Berkas Bacaleg Mantan Narapidana

Terakhir, melaksanakan distribusi logistik sampai ke TPS pada H-1 secara tepat (jumlah, sasaran, kualitas, waktu), melakukan layanan pemungutan dan penghitungan suara sesuai ketentuan dan memprioritaskan kelompok rentan, serta mencatat data pemilih dan penggunaan hak pilih secara akurat.

“Kami berharap, semua masyarakat ikut serta mengawasi pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, kalau perlu ikut memotret C-hasil, sebagai dokumen resmi suara pemilih di TPS,” Saiful Jihad menyudahi. 

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Peringatan Waspada Sarang Buaya Dekat Pemukiman Warga di Makassar

Otoritas terkait telah memasang papan imbauan, waspada buaya dekat pemukiman warga di sekitar Sungai Tallo, Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT