fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Bulog Tinjau Persiapan Panen di Blora-Grobogan untuk Pasokan Pangan

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, JAKARTA – Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi meninjau kesiapan panen di daerah Kabupaten Blora dan Grobogan di Jawa Tengah guna memastikan pasokan pangan yang memadai sehingga bisa menstabilkan harga beras di pasaran.

“Kami hari ini melihat langsung tanda-tanda awal panen di kawasan ini,” kata Bayu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (25/02/2024).

Bayu bersama Bupati Blora Arief Rohman meninjau kondisi hamparan persawahan di daerah sentra produksi Kabupaten Blora dan dilanjutkan ke Grobogan yang mulai panen dan sebagian satu atau dua minggu lagi akan panen.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Mendagri Imbau Kepala Daerah Percepat Regulasi THR

Ia mengungkapkan bahwa Bulog bersama Pemda setempat juga melihat aktivitas yang meningkat di salah satu pusat penggilingan padi, yakni CV Sumber Makmur Blora, yang menandakan bahwa panen sudah mulai datang.

Bayu menambahkan bahwa dengan mulai masuknya beras swasta ke pasar dengan harga sesuai HET, diharapkan dapat segera mendorong pasar beras untuk kembali normal.

Langkah ini, kata Bayu, diharapkan dapat memberikan kepastian harga dan pasokan bagi masyarakat, serta mengurangi tekanan terhadap ketersediaan beras di pasaran.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Industri Luwu Beralih ke Energi Hijau dengan Layanan REC PLN

Ia menuturkan bahwa berbagai langkah dan upaya diambil oleh Bulog dan pemerintah daerah dalam mengendalikan harga beras sehingga dapat menjaga stabilitas harga di pasaran. Dengan dukungan berbagai pihak, diharapkan pasar beras dapat segera kembali ke kondisi normal untuk kesejahteraan masyarakat.

Bulog berkomitmen akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan beras di pasar, serta melakukan langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya penyaluran beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Baca juga:  Mendag Bakal Periksa Semua SPBU di Indonesia, Cari yang Main Curang Jelang Lebaran

Sementara itu, Murdono pemilik penggilingan CV Sumber Makmur Blora menjelaskan bahwa sudah ada sekitar 100 ton beras premium dalam kemasan merek Mawar dan merek Padi yang siap dikirim ke ritel modern dan pasar tradisional.

ADVERTISEMENT

Murdono menambahkan bahwa harga jualnya sekitar Rp13 ribu per kilogram, sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Harga jualnya sekitar Rp13 ribu per kilogram sehingga akan dijual ke konsumen dengan harga sesuai HET. Juga masih ada sekitar 50

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Kemenag Sulsel Didesak Tertibkan Travel Haji yang Rugikan Masyarakat

LAYAR NEWS, Makassar - Ketua Komisi I DPRD Sidrap, Ahmad Shalihin membeberkan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT