fbpx
No menu items!

Cara Mengenali Pilek Karena Alergi

Promo

LAYAR.NEWS – Pilek kerap menjadi kondisi umum ketika terserang flu yang disebabkan oleh virus.

Meski begitu, ada kalanya alergi dapat menimbulkan gejala yang mirip dengan pilek.

Beberapa orang merasa bahwa pilek yang dialami disebabkan oleh alergi. Lantas, bagaimana mengenali bahwa pilek yang dialami bukan karena flu, melainkan alergi.

Berikut ini sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika terserang pilek karena alergi, seperti dikutip dari Hello Sehat:

Tidak mengalami demam

Salah satu hal yang membedakan pilek karena alergi dengan flu, atau virus adalah Kamu seharusnya tidak mengalami demam.

Normalnya, flu dapat memicu peradangan di tubuh yang bisa menjadi penyebab demam. Kondisi ini biasanya berlangsung selama 3–4 hari yang disertai gejala lainnya, seperti sakit kepala, kelelahan, dan nyeri.

Ketiga gejala tersebut jarang terjadi pada pemilik alergi yang tengah kambuh. Bila mengalami demam yang disertai dengan gejala flu lainnya, segera periksakan ke dokter.

Gatal pada hidung, tenggorokan, dan mata

Penderita alergi biasanya merasakan gatal pada hidung, tenggorokan, dan mata. Dibandingkan dengan penyakit flu, alergi terjadi akibat respons sistem kekebalan tubuh yang bereaksi terhadap pemicu atau alergen.

Bila Kamu alergi terhadap bulu hewan peliharaan lalu tidak sengaja menghirupnya, sel kekebalan di hidung dan saluran udara akan bereaksi berlebihan terhadap zat tersebut. Jaringan pernapasan halus mungkin akan membengkak.

Kemudian, hidung akan terasa tersumbat atau berair, mirip dengan gejala pilek akibat flu. Namun, untungnya Kamu bisa membedakan kondisi ini dan kondisi lainnya karena flu biasanya tidak menimbulkan rasa gatal pada mata.

Bersin

Setiap kali pilek, bersin-bersin memang tak bisa dihindarkan. Namun, banyak orang yang tak tahu, apakah bersin yang dialami disebabkan oleh alergi atau lainnya.

Gejala ini biasanya menandakan Kamu tengah mengalami rinitis alergi (hay fever) yang dibarengi dengan hidung tersumbat dan gatal pada langit-langit mulut, serta hidung.

Ada pun beberapa pemicu bersin karena alergi yang bisa Kamu hindari atau kurangi paparannya, seperti:

  • Serbuk sari,
  • Bulu binatang,
  • Jamur,
  • Tungau debu, dan
  • Serangga, seperti kecoak.

Batuk

Umumnya, batuk akibat flu akan muncul beberapa hari selama virus menyerang dan akan mereda saat tubuh merasa lebih baik. Sementara itu, batuk kering yang berlangsung lebih dari tiga minggu mungkin bisa menjadi pertanda alergi atau asma.

Salah satu gejala pilek karena alergi ini mungkin akan terasa selama beberapa musim atau ketika berada di lingkungan tertentu yang menjadi sarang alergen.

Batuk alergi juga biasanya diiringi dengan gejala alergi lainnya, seperti bersin, hidung tersumbat, serta gatal pada kulit, mata, dan hidung.

Bila merasa sesak napas atau sesak di dada ketika batuk, Kamu mungkin mengalami batuk sebagai gejala asma. Segera konsultasikan dengan dokter ketika mengalami salah satu gejala yang disebutkan.

Hidung tersumbat

Salah satu gejala pilek karena alergi yang paling sering terjadi yaitu hidung tersumbat. Kondisi ini biasanya bisa terjadi sebentar, alias beberapa hari saja, atau terus-menerus tergantung penyebabnya.

Bila hidung tersumbat terjadi karena alergi, gejala ini bisa terjadi dalam waktu yang lama dan terkadang membuat Kamu susah bernapas.

Sama seperti gejala pilek karena alergi lainnya, Kamu mungkin juga mengalami gatal, mata berair, hingga bersin-bersin. Bahkan, bisa merasakan salah satu gejala pada waktu yang sama setiap tahunnya, seperti alergi serbuk sari pada musim panas.

Baca berikutnya: Beragam Bahaya di Balik Minum Kopi Setiap Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

HUT ke-352, Pemprov Sulsel Berhasil Pertahankan Sejumlah Aset

Pemerintah Sulawesi Selatan memberikan sejumlah penghargaan terhadap tim penyelamat aset negara pada perayaan HUT ke-352 Sulawesi Selatan.

Populer

Berita Terkait