fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Danny-Fatma Dilaporkan ke Polisi, Achmad Rumi: Politik Uang Bukan Cara Adama

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Praktik politik uang yang disangkakan ke pasangan Danny-Fatma, mendapat tanggapan dari juru bicara Ije Squad, Achmad Rumi.

Ia menyebut, permainan curang dan licik seperti itu bukanlah cara-cara kubu Adama.

“Dugaan praktik politik uang sebagaimana yang dilaporkan itu, bukanlah cara-cara yang dipakai oleh tim Adama untuk memenangkan kontestasi politik 2020 ini,” kata Rumi melalui rilisnya ke Layar.news, Selasa (13/10)2020.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, kubu Adama, jauh hari telah memperingatkan kepada seluruh tim, termasuk relawan agar berupaya menghindari praktik politik uang.

Baca juga:  Cari Nyamanya, Perindo Rombak Komposisi Bacelagnya Untuk DPRD Sulsel

“Jadi, kalau hari ini ada yang menyatakan punya bukti terkait praktek politik uang dari tim Adama, kemungkinan besar itu mengada-ada,” tegas Rumi.

Ia berharap Pilwalkot Makassar ini dapat berjalan secara sportif dan terhindar dari gerakan pihak-pihak tertentu dalam upaya menjegal kandidat.

ADVERTISEMENT

“Saya khawatir jika pola gerakan politik Kota Makassar terlalu sering kita arahkan ke upaya menjegal kandidat tertentu, itu bisa berdampak buruk pada demokrasi kita,” ujarnya.

Sementara itu, akademisi dari Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Iwan Alim menilai pelaporan terkait dugaan praktik politik uang di Pilwalkot Makassar menjadi ujian profesional bagi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Makassar.

Baca juga:  Harga Gula Pasir dan Bawang Putih Tidak Stabil, Pemprov Lakukan Ini

“Publik akan menilai sejauh mana independensi Bawaslu Makassar dalam menangani semua laporan pelanggaran Pemilu, termasuk praktik politik uang,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Danny-Fatma Dilapor ke Polisi

Sebelumnya, Danny-Fatma dilaporkan ke Polrestabes Makassar atas dugaan pelanggaran pidana pemilu praktek politik uang dengan modus pemberian sembako kepada masyarakat.

Tim hukum pasangan calon Wali Kota Makassar, Appi-Rahman, Yusuf Gunco menerangkan laporan ini dilakukan atas bukti yang ia pegang.

Bukti tersebut berupa rekaman video adanya paket sembako berupa beras yang diangkut dengan mobil box dan diturunkan di salah satu rumah yang diduga posko Adama.

Baca juga:  Ini 5 Rekomendasi Ide Rombak Kamar Tidur

“Tepatnya itu di Tamajene, Kelurahan Karuwisi Utara, RT 03 RW 07, Kecamatan Panakukang berdasarkan video rekaman yang kami terima dan beberapa bukti lainnya seperti foto-foto dan juga tanda bukti penerima sembako itu,” ucapnya.

“Jadi kami tidak gegabah, ini kita laporkan dengan pertimbangan ada banyaknya bukti yang valid bahwa Paslon nomor urut 1 ini diduga kuat melakukan money politic,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Cek Senpi di Lapas Makassar

LAYAR NEWS, Makassar – Dalam rangka pengawasan inventaris terkait kepemilikan senjata api (senpi) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT