fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Demo Bansos BPNT dan PKH Bermasalah, Mahasiswa Kepulauan Pangkep Tutup Jalan Poros Trans Sulawesi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, PANGKEP — Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Liukang Tangaya (Himalaya) melakukan unjuk rasa di jalan poros Makassar-Parepare, tepatnya depan Gedung Islamic Centre, Jumat (09/12/2022). Akibatnya arus lalu lintas trans Sulawesi ini tersendat.

Dalam orasinya, mereka menuntut adanya masalah Bansos BPNTdan PKH yang ada di beberapa desa. Menurutnya keluarga penerima manfaat yang tidak terima bantuanya baik berupa tunai maupun non tunai di tahun ini dan khususnya di bulan Okteber.

Padahal menurut, kata mereka, harusnya masalah seperti itu tak terjadi lagi, karena berdasarkan kesepakatan sebelumnya di bulan Juli Di DPRD Pangkep. Namun di di kepulauan justru tidak berbanding lurus apa yang diharapkan masyarakat KPM,

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kemenag Sulsel Masifkan Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2024 Hingga ke Khotbah Jumat

“Sebab hari ini masih ada KPM yang tidak terima Bansosnya.” kata orator.

Menurut Korlap Himalaya Wahyudin dalam orasinya, selain masalah Bansos BPNT/PKH tapi juga persoalan program Indonesia pintar di satuan pendidikan baik SD Maupun SMP yang ada di Kecamatan Tangaya.

“Sebelumnya telah di sepakati bahwa akan di lakukan bentuk penyaluran transparan dengan bentuk tunai ke semua siswa yang ada di Kecamatan Tangaya khsusnya beberapa sekolah namun sampai hari ini belum ada fakta ril bentuk penyalurannya.” Tegasnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Pemkab Pangkep Terima Penghargaan Audit Kasus Stunting

Menurutnya, tentu pula persoalan data Bansos yang telah diverifikasi oleh Dinas Sosial dengan hasil 233 KPM sejak di bulan juli 2022.

“Untuk perbaikan data tersebut itu harus tuntas di bulan Agustus dengan catatan bahwa di setiap desa harus melakukan Musdes untuk perbaikan data Bansos yang ada di desa. Tapi sampai hari ini belum ada upaya tendensi yang di lakukan oleh Dinas pemberdayaan masyarakat desa Kabupaten Pangkep ke Desa-Desa yang ada di Kecamatan Tangaya.” Ungkapnya.

Terkait hal hal tersebut, para Mahasiswa dari Liukang Tangaya Himalaya menuntut beberapa hal untuk masyarakat kepulauan ini antara lain.

  1. DPRD Kabupaten Pangkep segera evaluasi kembali Dinas Pemberdayaan Masyarakat desa beserta para operator Dinas sosial.
  2. Dinas Sosial harus segera atasi permasalahan data keluarga penerima manfaat yang tidak terima bantuannya yang bertambah
  3. DPRD pangkep segera berikan solusi terkait pelaksanaan AKM bagi siswa siswi kepulauan yang di laksanakan di daratan.
  4. Meminta pelaksanaan AKM Harus di laksanakan di Kepulauan tidak di daratan.
  5. DPRD pangkep evaluasi kembali Dinas Pendidikan Kabupaten Pangkep terkait penyaluran bantuan sosial Program Indonesia Pintar Dikdasmen Di KecamatanTangaya.
Baca juga:  Jelang Kunjungan Presiden Jokowi di Pangkep, Digelar Rakor Pengamanan
ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT