No menu items!

Deng Ical di Mata Tokoh Agama: Pemimpin Religius, Ramah dan Santun

Layar.news, Makassar – Calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI (Deng Ical) di mata tokoh agama, merupakan sosok yang dibesarkan dari keluarga yang religius.

Salah satu tokoh agama di Maccini Sawah, Jibril Sangka mengungkapkan, Deng Ical merupakan sosok pemimpin yang agamis, ramah dan santun.

“Secara pribadi saya melihat kepada keluarga besarnya, sepaham saya keluarga beliau adalah keluarga yang agamis, Deng Ical adalah orangnya ramah dan santun,” terangnya.

“Beliau menerima segala lapisan masyarakat, ia tidak pernah membeda-bedakan,” ungkapnya kepada Layar.news saat ditemui di sekretariat TK-TPA Baiti Jannah Unit 153, Jalan Maccini Sawah, Rabu (13/10)2020.

Baca Juga:

Ia meyakini, pasangan Calon Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI – Fadli Ananda (DILAN) akan memenangkan kontestan Pilwalkot Makassar 2020.

“Sebagai seorang agamais, pasti akan amanah di dalam melaksanakan tanggung jawabnya sebagai pemimpin. Insyaallah saya yakin dan percaya Deng Ical dan Dokter Fadli Ananda akan meraih suara terbanyak di pilwakot Makassar,” tuturnya.

Sebagai tokoh agama yang sehari-harinya jadi guru mengaji dan pembina remaja masjid ini berharap, jika nanti Deng Ical terpilih ada perhatian khusus untuk anak santri dan guru mengaji.

“Saya harap Deng Ical bisa memperhatian, khusus dalam setiap program-program keagamaan terutama pembinaan anak-anak santri dan guru mengaji, karena selama ini mereka tidak pernah disentuh secara merata dan adil. Kadang ada yang bukan guru mengaji mereka dapat insentif,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, alokasi anggaran pemerintah lebih banyak dialokasikan ke program keagamaan.

“Saya sangat berharap nanti alokasi dana untuk pembangunan jangan terlalu banyak ke fisik tetapi diberikan juga program keagamaan,” harapnya.

Untuk program kerja satu dokter satu kelurahan, kata dia, itu merupakan suatu terobosan yang baru dilakukan oleh pasangan DILAN.

“Program satu dokter di kelurahan saya anggap itu sangat baik sekali, karena selama ini jika ada warga yang sakit itu kita tunggu terlalu lama baru bisa disentuh oleh tenaga medis, program itu merupakan salah satu terobosan baru,” pungkasnya.

Sementara itu, Deng Ical mengatakan, DILAN memiliki misi Indonesia maju. Dengan misi tersebut pemerintah akan lebih pro rakyat. Semua akan mendapat perhatian dari pemerintah kota.

“Kita punya misi indonesia maju, dalam konteks kita sebagai pemerintah kita ingin membuat makassar maju, selain kita membuat program-program pro rakyat kita mau semua lembaga, infrastruktur dan suprastruktur yang melaksanakan tugasnya pemerintah itu masti mendapat perhatian termaksud TPA, guru mengaji, guru kontrak dan sebagainnya,” paparnya.