fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

DPRD Kota Makassar Ungkap Perda Pendidikan Anak

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menegaskan, jangan ada anak tidak sekolah atau putus sekolah di Kota Makassar hanya karena orang tuanya tidak mampu. Ini, sejalan dengan cita-cita membawa Kota Makassar menuju kota dunia.

Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, di Hotel Almadera, Rabu (18/05/2022).

“Makanya telah Perda ini, telah mengatur terkait bagaimana semua anak kita bisa tersentuh dengan pendidikan. Nah, dengan pertemuan ini bagaimana kita bosa memperhatikan detail apa yang kita bahas hari ini,” ujar Ari.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Hotel Ramai Tuntut Dana Hibah, Dewan ke Pemkot: Kenapa Terlalu Lamban?

Sehingga, kata Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Makassar ini, bagiamana peserta sosialisasi Perda angkatan VII tersebut menjadi perpanjangan tangan kepada masyarakat di luar sana bahwa ada peraturan daerah yang mengatur tentang pendidikan

“Barangkali ada keluarga’ yang putus sekolah atau tetangga’ yang tidak sekolah, makanya nanti kita sampaikan kembali bahwa semua anak wajib sekolah baik itu yang tidak mampu keluarganya, nanti kita akan bantu,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin memaparkan dengan lahirnya Perda ini maka menjadi salah satu yang wajib kita laksanakan di Kota Makassar agar para penerus generasi bangsa bisa mengenyam pendidikan.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Gerindra Siap Hadapi Efek Bila Eric Horas Ganti Fatmawati, Begini Respon NasDem

“Jadi ada program Walikota tentang revolusi pendidikan bahwa semua wajib sekolah. Dan, yang saya harus laksanakan bagaimana semua anak di Kota ini semua bisa sekolah. Itulah yang kita genjot saat ini,” paparnya.

Yang pasti, kata Muhyiddin, tanggung jawab dan beban sebagai bagian pengambil kebijakan sekaligus penyelenggara pendidikan. Akan terus bekerja maksimal menyekolahkan anak-anak di Kota Makassar yang kurang mampu dan putus sekolah.

“Makanya yang menjadi suatu pelanggaran. Dan, itu adalah kesalahan saya kalau ada anak tidak sekolah, baik di SD dan SMP. Karena, undang-undang menyampaikan bahwa semua berhak mengeyam pendidikan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  DPRD Makassar Sidak PT Wahyu Pradana Bina Mulia

Kemudian, Pemerhati Pendidikan Abd. Latif Hasan yang hadir juga sebagai narasumber menyampaikan bahwa 18 program revolusi yang menjadi RPJMD Pemerintah Kota Makassar itu, wajib-diketahui oleh seluruh masyarakat.

“Poin pertama dari 18 Revolusi Pendidikan di abad ke 21 ini misalnya, semua anak bisa sekolah. Poin ini merupakan jawaban terhadap banyaknya lulusan SD yang tak tertampung di SMP yang ada di Kota Makassar,” katanya.

Makanya, menurut Latif, secara umum di dalam Perda ini, mengatur mengenai tanggungjawab semua pihak dalam hal pendidikan. Mulai, dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Jadwal Lengkap Piala Presiden 2024

Turnamen pramusim paling dinanti di Indonesia, Piala Presiden 2024, akan segera dimulai pada 19 Juli 2024.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT