fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Duduk Perkara 7 Guru Besar FEB Unhas Ramai-ramai Mengundurkan Diri

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Sebanyak 7 guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mundur usai dipaksa meluluskan mahasiswa yang tidak memenuhi syarat lulus yaitu tidak pernah kuliah.

Salah satu guru besar yang mundur mengajar di Program Pasca Sarjana S3 Ilmu Manajemen Prof Muhammad Idrus Taba mengatakan, intervensi dekan yang memaksa agar mahasiswa yang tidak pernah hadir dalam perkuliahan bisa diluluskan menjadi alasan dirinya bersama guru besar lain untuk mundur.

“Kebetulan yang mengalami masalah itu adalah Prof Siti Haerani dan Prof Idayanti yang mengajar mata kuliah, kemudian mahasiswa itu tidak diluluskan, karena tidak memenuhi syarat, tidak ikut kuliah. Kemudian sudah dijelaskan, lalu dekan minta diluluskan,” kata dia, Kamis (3/11/2022).

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Salurkan Hak Pilih, Gubernur Sulsel Minta Tidak Ada Pawai Kemenangan

Idrus mengakui tidak tahu alasan dekan menginginkan mahasiswa yang tak pernah hadir dalam perkuliahan namun tetap diluluskan.

“Itu hak dosen. Kejadian itu di semester lalu bukan semester baru,” kata Idrus.

Dua dosen yang mengajar mahasiswa itu lalu memutuskan untuk tidak meluluskan. Mahasiswa tersebut lalu drop out (DO) karena tak pernah hadir dalam perkuliahan.

ADVERTISEMENT

“Jadi mahasiswanya tidak lulus, karena dosennya yang bertahan untuk tidak luluskan dan akhirnya menurut rektor mahasiswanya DO,” tuturnya.

Baca juga:  Ini Daftar 44 Guru Besar Baru Unhas, Usai Terima SK Jabatan Profesor

Menurut Idrus, ada banyak persoalan yang terjadi di dalam program S3 Prodi Ilmu Manajemen. Dekan terlalu banyak mencampuri urusan dalam prodi manajemen sehingga menjadi terakumulasi.

“Ini akumulasi persoalan dalam arti selain itu banyak persoalan. Intinya dekan ini terlalu banyak mencampuri ke dalam prodi manajemen, pengajaran, bimbingan pengujian,” sesal Idrus.

ADVERTISEMENT

Ketujuh Guru Besar FEB Unhas, kata Idrus tetap mengajar untuk semester ini. Namun, ia tidak bisa memastikan apakah mereka semuanya mau mengajar di semester depan atau tidak. Mereka sudah mengajukan pengunduran diri sebagai pengajar S3 Program Ilmu Manajemen.

Baca juga:  Sebanyak 115 Tim HMI Komisariat Kedokteran Gigi Unhas Gelar Kerja Sosial di Selayar

“Kita menunggu perkembangan nantinya,” kata dia.

Sementara itu, dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas masih bungkam. Namun, Rektor Unhas Jamaluddin Jompa mengklaim masalah sudah selesai antara guru besar FEB dengan dekan.

Dikatakannya, ketujuh guru besar FEB ini tidak mengundurkan diri sebagai dosen, melainkan hanya mengajukan tidak lagi mengajar di program S3 Ilmu Manajemen.

“Tidak ada guru besar yang mundur, cuma mundur untuk tidak mengajar lagi di Program S3. Bukan mengundurkan diri sebagai dosen,” kata dia.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

BK DPRD Sulsel Klarifikasi Calon Komisioner KPID Dugaan Pelanggaran PKPI 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel terus bergerak memproses dugaan pelanggaran aturan seleksi Calon Anggota KPID yang dilaksanakan Komisi A dengan memanggil sejumlah calon komisioner untuk diminta klarifikasi
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT