fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Gegara Terlilit Utang Pinjol, Mahasiswa di Sidrap Buat Keterangan Palsu ke Polisi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Sidrap – Polres Sidrap mengungkap keterangan palsu seorang pria yang sempat melapor menjadi korban pembegalan orang tak dikenal. Dalam laporannya ke polisi, Sukrian mengaku menjadi korban kekerasan di jalan di perempatan SKPD (Galung Aserae) Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae. 

Polres Sidrap melalui Satuan Reskrim langsung menyelidiki kasus sebagaimana yang dilaporkan. Kapolres Sidrap AKBP Erwin Syah mengatakan bahwa, tim Resmob yang dikoordinir oleh Kasat Reskrim AKP Muhalis Hairuddin diturunkan untuk menginterogasi Sukrian, seorang mahasiswa dan penyanyi ini.

Baca juga:  BNPB Distribusikan Logistik ke Warga Terdampak Gempa Ciajur Gunakan Motor

“Dari hasil introgasi, diperoleh keterangan bahwa korban pencurian dengan kekerasan atau di begal tidaklah benar. Luka Lebam serta baju yang robek yang dialami korban Sukrian merupakan hasil rekayasa dari dirinya dengan memukul tubuhnya sendiri menggunakan tangan dan ikat pinggang miliknya karena mengaku depresi,” ungkap Muhalis dalam keterangan yang dilansir dari akun Instagram resmi Humas Polres Sidrap, Kamis, 11 Januari 2024. 

ADVERTISEMENT

Kepada polisi, Sukrian sempat mengaku bahwa dianiaya oleh kawanan begal. Beberapa barang berharga katanya dibawa kabur. Setelah penyelidikan lebih lanjut, polisi tak menemukan adanya dugaan tindak pidana, sesuai dengan laporan. Bahkan petugas juga tak menemukan ada barang berharga pelapor yang dirampas.

Baca juga:  Menyambut HUT RI ke 77 Pedagang Pasar Maricaya Gelar Lomba Bersama

“Semua keterangan awal korban yang menjelaskan dirinya dibegal sengaja dipalsukan dengan maksud untuk dijadikan alasan kepada aplikasi pinjaman online (Pinjol) dan beberapa orang rekannya agar dirinya diberi kesempatan untuk menunda pembayaran angsuran pinjaman,” Kapolres Sidrap menambahkan.

Kapolres Sidrap juga menjelaskan bahwa pada saat ini, yang bersangkutan memiliki pinjaman di beberapa orang rekannya serta di beberapa aplikasi pinjol seperti Pinjaman Duit, Fin Plus, Easy Cash, Ada Kami, Rupiah Cepat dan Surya Rupiah dengan total pinjaman kurang lebih Rp30.000.000.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Gubernur Andi Sudirman Paparkan Potensi SDA Sulsel ke Perusahaan Pribumi Australia

“Korban juga mengaku sampai saat ini terus diteror oleh aplikasi pinjaman online dan akan memviralkan dirinya jika tidak segera membayar uang pinjaman tersebut,” Kapolres AKBP Erwin Syah menyudahi.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

5818 Calon Mahasiswa Baru Unhas Lolos UTBK SNBT 2024

Sebanyak 5818 calon mahasiswa baru Universitas Hasanuddin berhasil lolos dalam proses Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) tahun 2024.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT