fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Genjot Pemulihan Ekonomi, BI-Pemprov Sulsel Gelar Forum Pinisi Sultan

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menggandeng Bank Indonesia (BI) perwakilan Provinsi Sulsel menggelar Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata Sulawesi Selatan (Pinisi Sultan).

Forum ini yang berlangsung selama 2 hari, 8-9 Maret 2021, ini telah termaktub dalam Peraturan Gubernur No. 35 Tahun 2020. Guna menggenjot pemulihan kembali perekonomian Sulsel dari resesi akibat pandemi Covid-19.

“Dengan forum ini sebetulnya mempertemukan antara tumbuh dan tutupnya. Jadi di sini ada outlet banyak. Ada sektor pariwisata perdagangan, dan industri dengan nanti ada investor dari BKPM kami akan comblangin,” ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Budi Hanoto, Senin (08/03/2021).

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Hewan Kurban Sepi Pembeli, Pedagang: Biasanya H-1 Laku Semua

Diakui Budi Hanoto, trend perekonomian Sulsel mulai mengalami perbaikan. Untuk itu, BI bersama Pemprov Sulsel bergandeng tangan untuk mewujudkan Sulsel yang ramah investasi, pusat industri, dan perdagangan serta destinasi pariwisata berkelas dunia di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Forum Pinisi Sultan hadir sebagai forum kordinasi dalam rangka menghasilkan gagasan dan terobosan serta menyepakati target dan program kerja bersama untuk mengakselerasi pertumbuhan dan pemulihan ekonomi.

Baca juga:  Pemprov Sulsel Canangkan "Cari Menantu Bebas Narkoba"

“Kabupaten yang belum siap, kami BI dengan dinas-dinas juga dari institusi vertikal ingin memberikan match. Jadi ada yang invest ada yang beli produk ekspor kita dan ada yang mau datang untuk berpariwisata di sini,” imbuh Budi.

ADVERTISEMENT

Sementara, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap lewat forum Pinisi Sultan tersebut pertumbuhan ekonomi Sulsel terus maju dan semakin membaik. Terutama untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Sulsel.

Baca juga:  Berikut Besaran Biaya Perpanjang SIM di Tahun 2021

“Tentu kita harus bersinergi. Jadi kita memang ingin mendorong pertumbuhan ekonomi. Dimana refocusing yang kita lakukan tidak memangkas anggaran yang memberikan konstribusi pada sistem pertumbuhan, permasalahan kemiskinan, dan mengurangi pengangguran,” jelas Andi Sudirman.

Baca berikutnya: Amphuri Prediksi Biaya Umroh Naik 50 Persen Tahun Ini

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2024 di Makassar Hingga ke Warkop

LAYAR NEWS, Makassar - Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Pallawa 2024, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar melaksanakan sosialisasi kepada...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT