Senin, 18 Januari 2021
No menu items!

Gubernur Sulsel: Sekolah Tatap Muka Boleh, Asal…

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mendukung pelaksanaan kembali sekolah tatap muka.

Namun, sistem pembelajaran tatap muka dapat dilakukan asal semua pihak yakin akan protokol kesehatan dijalankan dengan baik. Pada dasarnya Ia sangat setuju dan mendukung. Dengan tetap menunggu kesiapan sekolah masing-masing.

“Kalau kepala sekolah sudah menyiapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan menyiapkan tempat cuci tangan, mewajibkan memakai masker dan tetap menjaga jarak, tentu proses belajar mengajar bisa dilaksanakan dengan pembagian jam masuk,” ujarnya di Kantor Gubernur, Selasa (10/11/2020).

Selain itu, Nurdin menegaskan pentingnya peran orang tua. Dalam hal ini pengawasan dan memastikan anak tidak kemana-mana sepulang sekolah.

“Yang penting juga persetujuan orang tua. Untuk terus memberikan pengawasan dan izin bersekolah,” ujar Nurdin.

Baca Juga:

Diketahui, beberapa sekolah telah kembali menerapkan pembelajaran tatap muka. Salah satunya adalah sekolah di Toraja.

Nurdin menjelaskan, saat ini penanganan covid-19 di sulsel dimulai dari bawah. Yakni kesiapan sekolah sendiri. Pasalnya yang paling paham kondisi siswa adalah pihak sekolah.

“Langkah kita bukan lagi dari atas ke bawah, tetapi kita menunggu usulan dari sekolah. Nanti sekolah yang akan mengusulkan dinas kesehatan, kemudian selanjutnya dilakukan tinjuauan protokol kesehatan oleh dinas,” jelasnya.

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait