fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Hati-hati! Aplikasi Netflix Palsu Bisa Bajak WhatsApp

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS – Bagi para pengguna Netflix sebaiknya hati-hati, pasalnya peneliti menemukan malware yang menyamar sebagai aplikasi Netflix palsu di Google Play Store.

Berdasarkan temuan analisis Check Point Research, malware tersebut menyamar menjadi aplikasi bernama ‘FlixOnline’ yang menjanjikan Netflix gratis selama dua bulan dan terdaftar di Play Store. Tapi begitu diinstal, bukannya mendapatkan akses Netflix gratis, ponsel pengguna justru akan terinfeksi malware yang bisa mencuri data dan kredensial.

Malware ini bahkan bisa membajak dan menyebar lewat pesan WhatsApp.

ADVERTISEMENT

Seperti yang dilansir dari Detikinet, malware ini dirancang untuk memantau pesan WhatsApp yang masuk ke ponsel dan membalas pesan tersebut secara otomatis. Pesan yang dikirimkan oleh malware tersebut berisi promosi Netflix gratis sebagai berikut:

Baca juga:  Siap Dipasarkan, Harga HP Samsung Galaxy A32, A52, & A72 Ramah di Kantong

“2 Months of Netflix Premium Free at no cost For REASON OF QUARANTINE (CORONA VIRUS)* Get 2 Months of Netflix Premium Free anywhere in the world for 60 days. Get it now HERE [Bitly link].”

Pesan tersebut juga berisi tautan. Jika tautan tersebut diklik, maka akan mengarahkan pengguna ke situs untuk mengunduh aplikasi Netflix palsu. Situs itu juga digunakan untuk phishing atau mencuri data pribadi seperti email, password dan informasi kartu kredit.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Instagram Uji Coba Stiker Baru "Add Yours", Begini Cara Menggunakannya

“Teknik malware ini cukup baru dan inovatif,” kata Manager of Mobile Intelligence Check Point Research Aviran Hazum.

“Tekniknya di sini adalah membajak koneksi ke WhatsApp dengan menangkap notifikasi, dengan kemampuan untuk mengambil tindakan, seperti ‘dismiss’ atau ‘reply’ lewat Notification Manager. Fakta bahwa malware ini bisa menyamar dengan mudah dan melewati perlindungan Play Store sangat mengkhawatirkan,” lanjutnya

Aplikasi ini beredar di Play Store selama dua bulan dan berhasil menjebak 500 korban. Check Point langsung memberitahu Google tentang temuannya dan aplikasi jahat itu langsung dihapus dari Play Store.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Facebook Ganti Nama Perusahaan dan Logo Jempol

Tapi peneliti dari Check Point memperingatkan bahwa malware ini tidak akan pergi begitu saja dan mungkin akan kembali dalam bentuk aplikasi lainnya.

Check Point pun menyarankan pengguna agar tidak hanya mengandalkan Google Play Protect saat menginstal aplikasi baru. Jika menerima tautan download aplikasi atau file yang mencurigakan lewat WhatsApp, meski datang dari orang yang dipercaya, sebaiknya berhati-hati.

Baca berikutnya: Pengguna Facebook Kini Bisa Batasi Kolom Komentar

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT