fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Hotel Ramai Tuntut Dana Hibah, Dewan ke Pemkot: Kenapa Terlalu Lamban?

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar menanggapi aksi industri perhotelan di Makassar yang menuntut pencairan dana hibah ke Pemerintah Kota.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Hasanuddin Leo mengatakan, hotel yang memasang spanduk kampanye merupakan tindakan yang wajar. Sebab, Pemkot Makassar lamban melakukan pencairan dana hibah.

“Saya juga tidak terlalu mengerti ini PJ dan Dinas terkait. Kenapa terlalu lamban untuk melakukan verifikasi terhadap hotel-hotel ini,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Namun menurut Leo, kesalahan tidak hanya pada Pemkot Makassar. Tetapi juga pada pihak hotel. Karena masih ada hotel yang belum melengkapi administrasi.

Baca juga:  Danny Izinkan Pelaksanaan Sholat Ied di Pelabuhan dan Halaman Mal

“Hotel juga salah, dalam posisi kenapa beroperasi tanpa dilengkapi administrasi yang sebenarnya harus ada. Sehingga membuat persyaratan yang diminta kementerian itu baru diurus setelah dana hibah ini digelontorkan,” terangnya.

“Ini sebenarnya membutuhkan waktu. Di sisi yang lain sebenarnya administrasi kekurangannya hotel ini bisa dilakukan lebih cepat. Susahnya, karena tidak ada daftar pariwisatanya. Inikan harus dimiliki oleh hotel, tetapi banyak hotel tidak punya itu,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Mengambil jalan tengah, Leo mengatakan sebaiknya pemerintah mencairkan dana pada hotel yang telah memenuhi persyaratan. Menurut pengakuan Leo, dari total Rp48 Miliar yang digelontorkan Kemenkraf, sekitar Rp24,4 miliar telah berada di kas daerah sejak 16 Desember 2020 lalu.

Baca juga:  Syamsuddin Raga Sosialisasi Perda Dampak dan Pengelolaan Limbah Domestik

Namun, persoalan teknis dan administrasi menjadi kendala sehingga dana tersebut tak kunjung cair. Artinya, kata Leo, dalam dua pekan seharusnya bisa didistribusikan kepada pengusaha hotel yang telah memenuhi syarat.

“Ya sudahlah distribusi aja yang lengkap (administrasi-red), jangan sampe tidak ada,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ia juga mempertanyakan alasan belum cairnya dana hibah ini ke perhotelan sementara dananya siap.

Baca juga:  None Pasangkan Patonro Bagi Tim Relawan IMUN

“Pertanyaan kemudian ada hal apa? kenapa Pemkot mempersulit ini barang. Sementara sudah ada di kasnya. Kalau sudah siap kenapa tidak ditetapkan,” ungkapnya.

Ia meminta Pemkot Makassar membangun komunikasi dengan pihak perhotelan. Agar pihak hotel tahu kendala sehingga dana tersebut belum cair.

“Kami (DPRD) sudah sampaikan, jangan hanya persuratan tetapi susul dengan komunikasi. Kalau ada kendala disampaikan,” pungkasnya.

Baca berikutnya: Dewan Desak Percepat Pelantikan Danny-Fatma, NA: Bersamaan Semua

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Cek Senpi di Lapas Makassar

LAYAR NEWS, Makassar – Dalam rangka pengawasan inventaris terkait kepemilikan senjata api (senpi) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT