Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Ini Cara Mendapat Kebahagiaan di Dunia

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

Layar.news – Manusia senantiasa mencari kebahagiaan. Tidak ada satupun dalam hidupnya mencari kesengsaraan dan juga keterperukan.

Namun sering kali manusia menganggap bahwa kebahagiaan sejati adalah ketika hidup di dunia. Bagi orang-orang yang tidak beriman, ia menganggap bahwa kebahagiaan dunia adalah segalanya, hidup hanya satu kali, sehingga apapun yang dilakukannya di dunia atas dasar hedonisme atau pandangan kebahagiaan duniawi.

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS Al-Qashash : 77)

Berikut beberapa tips hidup bahagia menurut Islam :

Mensyukuri Apa yang Didapatkan

Baca Juga:

Manusia tidak akan bisa mendapatkan kebahagiaan di dunia ini secara ideal. Kebahagiaan di dunia ini tentunya sangatlah terbatas. Untuk itu, manusia yang ingin mendapatkan kebahagiaan hendaknya ia banyak bersyukur atas apa yang di dapatkan.

Tanpa ucapan rasa syukur, kebahagiaan itu tidak akan perndah datang karena hanya di akhiratlah kebahagiaan tersebut ada.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim : 7)

Melihat Berbagai Masalah Orang Lain

Agar terucap rasa syukur dan kebahagiaan hendaknya manusia senantiasa melihat suatu masalah dari sudut pandang lain dan dari berbagai masalah orang lain.

Di luar sana tentunya kita akan berhadapan dengan orang-orang yang bisa jadi lebih kurang beruntung dibanding kehidupan kita. Untuk itu, manusia hendaknya melakukan perjalanan, bertukar pandangan dengan orang lain, dan saling berbagi.

Dengan begitu kita tidak akan merasa bahwa kita adalah orang paling menderita di dunia ini.

Mengambil Hikmah dari Masalah

Masalah-masalah yang menghampiri manusia hendaknya diambil hikmah. Dengan diambilnya hikmah maka dapat dirasakan bahwa setiap apa yang kita dapatkan berupa ujian kehidupan dan masalah akan mendapatkan sisi baiknya.

Sisi baik tersebut yang akan menjadi sumber kebahagiaan kita dan tidak akan stress atau merasa frustasi jika dihadapkan berbagai masalah tersebut.

“Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.” (QS Lukman : 12)

Menjadikan Cobaan Sebagai Pembelajaran

Pada dasarnya cobaan adalah sebagai pembelajaran dan ilmu yang Allah berikan kepada kita, asalkan manusia mampu melihatnya sebagai pembelajaran.

Pembelajaran hidup artinya membutuhkan jatuh bangun, kegagalan, dan hal-hal yang mungkin tidak sesuai harapan. Akan tetapi, cobaan ini sejatinya adalah bentuk pembelajaran yang Allah langsung berikan kepada kita, agar manusia lebih dewasa dan matang akalnya.

Melihat Hal-Hal Baik dari Diri Kita

Terkadang kebahagiaan adalah bersumber dari diri kita sendiri akankah kita membuat kebahagiaan itu muncul dan berkembang dalam diri kita. Untuk menciptakan kebahagiaan maka hendaknya manusia tidak hanya melihat cobaan, masalah dan hal-hal buruk lainnya dalam diri kita. Sesekali kita bisa melihat hal hal lain yang baik dari dalam diri kita.

Jika bersabar, tentu saja kebahagiaan itu akan datang kepada diri kita. Rukun Islam, Dasar Hukum Islam, Fungsi Iman Kepada Allah SWT, Sumber Syariat Islam, dan Rukun Iman dapat menjadi sumber utama kebahagiaan manusia karena dengannya, kita mendapatkan cahaya dan hidayah yang menerangi hidup kita dari kesesatan.

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait