fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Ini Tugas dan Fungsi Tim Transisi Danny-Fatma

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Tim transisi Pemerintah Kota Makassar telah resmi dibentuk dan mulai bertugas.

Wali Kota Makassar terpilih, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto mengatakan, Tim Transisi ini akan bertugas mendalami visi-misi yang akan ia jalankan bersama Fatmawati Rusdi ke depannya. Selain itu Tim Transisi juga agar menyesuaikan program strategis dengan SKPD Pemkot Makassar.

“Misalnya, soal revolusi pendidikan semua orang harus sekolah itu dicari tahu, berapa SKPD yang harus terlibat di situ. Leadingnya siapa. Kapasitas organisasi apa yang bisa menjalankan,” jelas Danny, Senin (1/2/2021).

ADVERTISEMENT

“Jadi ada 24 pekerjaan besar, yang harus dipersiapkan sebelum pelantikan, jadi hampir dipastikan bahwa mereka memang tidak membutuhkan Pj,” lanjutnya.

Tim transisi akan bertugas untuk membentuk dan mempersiapkan kabinet definitif di pemerintahan Danny-Fatma usai dilantik.

Pada tahap ini, tim akan mengevaluasi semua kebijakan Pj sebelumnya. Mulai dari masa Penjabat pertama, yakni Iqbal Suhaeb hingga di masa jabatan Prof Rudy Djamaluddin. Pada

ADVERTISEMENT

“Ini dievaluasi. Apa yang dilanjutkan, apa yang dihapus. Seperti, yang beliau (Rudy) sampaikan ‘hapus saja di APBD perubahan’, tetapi tidak sesederhana itu. Karena kita selalu bergerak dengan konsep, tidak dengan bahasa Makassar, yaitu kajili-jili, itu tidak ada. Saya tidak mau melanjutkan kajili-jili itu. Harus butuh akademik, ada alasannya,” jelas Danny.

Baca juga:  Utamakan Keselamatan, Amphuri Sulampua Dukung Penundaan Umroh

Setelah melakukan evaluasi dan kabinet definitif berjalan, makan tim transisi akan berfungsi memonitoring seluruh konsep program yang berjalan.

“Setelah kabinet berjalan, dia (tim transisi-red) monitoring seluruh perjalanan dan ini per tahun. Jadi bisa diganti, bisa tetap, tergantung nanti bagaimana evaluasinya,” ucapnya.

ADVERTISEMENT
Tim Transisi terdiri dari Tokoh Ulama Hingga Profesor

Terdapat lima nama yang mengisi tim transisi Danny-Fatma. Lima nama ini berasal dari latar belakang yang berbeda, yakni dari akademisi, tokoh ulama, ahli hukum dan profesor.

Masing-masing Prof Yusran Yusuf, Prof Aminuddin Ilmar, Ust Iqbal Djalil, Prof Anwar, dan DR Naidah Naing.

Prof Yusran Yusuf sebelumnya juga pernah mengisi jabatan PJ Wali Kota Makassar. Danny menghormati dan mengakui kapabilitas Prof Yusran.

Baca juga:  Vaksinasi Pelajar SMP di Makassar Berlanjut Mulai Senin

“Prof Yusran semua kita kenal. Kapabilitas beliau pernah dekan, profesor, jadi ahli pengakuan negara, pernah di Provinsi, berarti dia sudah tahu provinsi, kabupaten, kota beliau kuasai, beliau pernah di tim gubernur, tahu prosesnya, pernah jadi Pj Wali Kota,” papar Danny.

“Nah saya suka orang jujur begitu. Saya sangat respect sama beliau. Jadi beliau bisa memberikan angle yang lengkap,” lanjutnya.

Prof Aminuddin Ilmar, merupakan ahli hukum yang menurut Danny kapabelitasnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Bahkan, Danny mengaku jika Prof Aminuddin Ilmar lah yang pertama kali mendorongnya maju menjadi Wali Kota.

“Prof Ilmar, saya kira, jangan mi saya cerita, karena di setiap peristiwa beliau selalu ada dan kalo saksi ahli, pemerintahan. Prof Ilmar ini perlu teman-teman tahu, beliau lah yang pertama mendorong saya maju jadi wali kota,” tuturnya.

Sementara, Prof Anwar merupakan Dosen Ekonomi dari Universitas Negeri Makassar. Nantinya, Prof Anwar akan membantu melihat perekonomian Kota Makassar nantinya.

Baca juga:  Berangkat 24 Mei, 269 Jemaah Haji Soppeng Dititipkan Pesan Penting Ini Saat Ibadah

“Jadi ada pendidikannya dapat, ekonominya juga,” katanya.

DR Naidah Naing merupakan dosen Arsitektur di Universitas Muslim Indonesia. Selain itu, DR Naidah Naing juga seorang pemerhati perempuan yang mewakili suara perempuan. Ia masuk dalam tim transisi mengingat program pemerintahan Danny-Fatma cukup banyak terkait tata ruang.

“Beliau juga rajin sekali di media sosial, beliau dari UMI, jadi kalo prof Anwar dari UNM, DR naida dari UMI mewakili Universitas swasta dan wanita. Tata ruang arsitektur, banyak kita punya program tata ruang,” jelas Danny.

Sementara dari tokoh ulama, Ust Iqbal Djalil (Ije). Pendakwah yang dekat dengan kalangan milenial ini akan membantu pemerintahan Danny-Fatma di segi keumatan.

“Ustad Ije ini mewakili milenial. Jadi beliau adalah konsen di keummatan. Kita punya program keummatan perkuatan ummat milenial,” jelasnya lebih lanjut.

Danny berharap, tim transisi ini dapat bekerja transparan kepada publik agar masyarakat tahu kerja-kerja pemerintah kota Makassar.

Baca berikutnya: 6 Tanda Tubuhmu Butuh Karbohidrat

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Cek Senpi di Lapas Makassar

LAYAR NEWS, Makassar – Dalam rangka pengawasan inventaris terkait kepemilikan senjata api (senpi) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT