fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Ini yang Ditekankan Sudirman Sulaiman di Musrenbang RKPD 2022

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Pelaksana Tugas (plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, membuka pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022, yang digelar di Hotel Grand Claro, Makassar, Kamis (8/4/2021).

Dalam sambutannya, Sudirman Sulaiman, menekankan perlunya sinergitas antara pemerintah dan legislatif. Terutama dalam mengawal pembangunan daerah melalui aspirasi yang diterima para legislator di lapangan.

“Kami butuh orang ke lapangan, kami punya mitra ada 85 (legislator provinsi) dan bisa dibayangkan kalau semuanya kita sinergikan dan berapa kabupaten kota yang memberikan aspirasi dengan baik, kami bisa bersinergi. Tinggal arah sinergi yang perlu kita perbaiki,” jelasnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Tim Transisi Danny-Fatma Lengkap, Bekerja Pekan Depan

Sehingga, lanjutnya, ada tahapan-tahapan prioritas yang tentu hadir dari kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan juga para legislator.

Bahkan, Ia menginginkan dalam setiap kunjungannya ke daerah ada legislator dari provinsi maupun dari kabupaten kota setempat yang ikut serta mengawal dan melihat langsung kondisi pembangunan dan perekonomian di daerah.

“Ini cara kami manfaatkan cara cepat menguasai lapangan dengan menerima masukan dari tim legislatif dan semua dirangkum dalam catatan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

Dalam momentum Musrenbang tersebut, Sudirman juga menegaskan bahwa dalam mengambil keputusan, akan berdasarkan aspirasi dari bawah untuk ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Baca juga:  14 Jabatan Dilelang, Gubernur Sulsel Hanya Lantik 6 Kepala OPD

“Keputusan bottom-up ketika diproses secara administratif dan memungkinkan itulah keputusan saya. Saya tidak mau top-down, kalau top-down bahaya dipaksa-paksa, nanti saya masalah, mereka bermasalah, memasalahkan orang memasalahkan juga diri sendiri. Saya mau sistem bottom-up dalam mengambil keputusan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan sudah memetakan kondisi jalan di Sulsel baik jalan nasional maupun jalan strategis provinsi yang menghubungkan jalan kabupaten dengan kabupaten untuk melihat kondisi jalan agar bisa dikerjakan dengan baik.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Sudirman Sulaiman: Perekonomian Pedesaan di Sulsel Tertekan

“Data tersebut juga untuk dicocokkan dengan data yang disampaikan oleh netizen. Itu sebagai upaya untuk meminimalisir persoalan jalan dan akhirnya persoalan itu dirangkum dan dihitung dalam bentuk uang,” lanjutnya.

Dengan begitu, Andi Sudirman menilai pendataan jalan rusak yang telah dipetakan ini diketahui membutuhkan anggaran perbaikan sebesar Rp400 miliar rupiah.

“Itu baru jalan provinsi yang menghubungkan antar kota ke kota, belum jalan provinsi yang menjadi alternatif yang menghubungkan dari kota ke kota,” terangnya.

Baca berikutnya: Proyek KA Trans Makassar-Parepare Target Rampung Maret 2022

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT