fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Jatuh dari Perahu, Tim SAR Cari Pemancing di Perairan Luwu

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Luwu – Basarnas Makassar mendapatkan laporan seorang pemancing terjatuh dari perahunya dan belum ditemukan. Informasi itu diterima tim SAR dan langsung ditindaklanjuti dengan proses pencarian di sekitar wilayah insiden tersebut. 

Menurut laporan yang diterima Basarnas, korban bernama Abdul Hapid (34) terjatuh dari perahu yang ditumpanginya di sekitar perairan Batulotong, Kabupaten Luwu, pada Rabu, 24 Januari 2024 sore. Korban memancing bersama keenam rekannya.

Baca juga:  Diskominfo Makassar Siapkan Inovasi Support OPD Lainnya

“Basarnas terima info dari rekan korban yang melaporkan bahwa Abdul Hapid terjatuh saat memancing di perairan Batulotong Luwu,” kata Kepala Operasi dan Siaga Basarnas Makassar Andi Sultan dalam keterangan tertulisnya kepada jurnalis Rabu malam.

ADVERTISEMENT

Setelah laporan diterima, Basarnas telah mengerahkan personel yang ada di Pos Unit Siaga SAR Palopo untuk menuju ke lokasi. “Kita langsung mengerahkan personel di Palopo yang terdekat dengan lokasi kejadian untuk melakukan pencarian,” imbuhnya. 

Baca juga:  3 Hari Dicari, Nelayan Korban Perahu Terbalik di Makassar Ditemukan

Personel Basarnas bersama Potensi SAR sudah berada di bibir Pantai Batulotong. Namun kondisi penerangan dan cuaca serta gelombang di sekitar lokasi, pencarian belum bisa dilaksanakan. Rencananya, pencarian akan dilanjutkan Kamis, 25 Januari menggunakan perahu karet dan perahu milik nelayan setempat. 

“Semoga korban bisa segera ditemukan. Namun kita juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan yang akan melaut agar tetap memperhatikan kondisi cuaca dan utamanya melengkapi diri dengan alat keselamatan diri,” imbau pesan edukasi Sultan.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

68 Kasus Kebakaran di Makassar Sejak Januari-Juni 2024, Objek Ini yang Terbanyak

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengumumkan data penanganan kasus sepanjang Januari hingga Juni 2024.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT