fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Jembatan Pelengkung Baja Terpanjang di Sulsel Ada di Soppeng

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, MAKASSAR – Pembangunan jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng bakal segera diresmikan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Jembatan ini memiliki struktur rangka baja pelengkung yang terpanjang di Sulsel.

Panjang bentangan pada bagian tengah jembatan Pacongkang memiliki 130 meter, bentang kiri kanan masing-masing 25 meter. Total bentang 180 meter dan lebar 7 meter, beserta dukungan trotoar kiri dan kanan masing-masing 1 meter.

Baca juga:  Gubernur Andi Sudirman Buka Konas XI PDS Makassar

Dengan rampungnya pembangunan ini, akan menjadi satu-satunya jembatan pelengkung rangka baja yang terpanjang di Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT
jembatan Pacongkang di Kabupaten Soppeng
Jembatan Pelengkung Baja Terpanjang di Sulsel Ada di Soppeng

“Insya Allah, segera rampung dan bisa dinikmati manfaatnya untuk masyarakat dari Soppeng ke lokasi wisata Citta,” kata Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Sabtu (12/8/2023).

Pembangunan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu prioritas Gubernur Andi Sudirman Sulaiman.

Baca juga:  Gubernur Andi Sudirman: Realisasi Investasi Sulsel Mencapai Rp 14,2 T

Dengan jembatan baru ini akan menggantikan jembatan gantung kayu yang sudah dibangun sejak 30 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1993. Sehingga tidak aman lagi digunakan masyarakat.

ADVERTISEMENT

Terlebih jembatan lama itu, kondisi sempit, sehingga kendaraan yang lewat harus satu persatu dari satu arah.

“Kita berharap doa dan dukungan masyarakat sekitar, untuk kelancaran pembangunan jembatan ini,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

BK DPRD Sulsel Klarifikasi Calon Komisioner KPID Dugaan Pelanggaran PKPI 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel terus bergerak memproses dugaan pelanggaran aturan seleksi Calon Anggota KPID yang dilaksanakan Komisi A dengan memanggil sejumlah calon komisioner untuk diminta klarifikasi
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT