No menu items!

Kas Tekor Rp452 Juta, Dewan Bakal Panggil Manajemen RSUD Daya

Promo

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ditemukan kekurangan kas pada bendahara pengeluaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Daya Makassar sebesar Rp452 juta.

Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir, meminta pemerintah kota Makassar segera menindaklanjuti temuan tersebut.

“Harus segera ditindak lanjuti agar menjadi perhatian bagi semua,” ujarnya, Kamis (10/6/2021).

Wahab juga menegaskan, pihaknya akan memanggil managemen RSUD Daya untuk mempertanyakan kekurangan kas tersebut.

“Kita akan tau dan dapat info setelah kami panggil manejemen. Kami akan segera memanggil RSUD daya dalam waktu dekat ini,” terang Wahab.

Baca juga:  DPRD Makassar Minta Pemkot Siapkan 2 Juta Masker

Wahab menekankan, Pemkot Makassar harus memberikan sanksi tegas jika ada unsur kesengajaan oleh manajemen rumah sakit.

“Harus diperiksa pejabat yang bersangkutan, kalau ada unsur kesengajaan harus diberikan sanksi tegas agar tidak terulang lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zaenal Ibrahim, meminta kepada seluruh pengelola keuangan RSUD Daya untuk tidak membayar panjar secara pribadi. Seluruh panjar itu mestinya sudah dikembalikan paling lambat 31 Desember di tahun anggaran berjalan.

Baca juga:  Asal Usul Corona, Peneliti di Lab Wuhan Diduga Abai Prosedur Keamanan

“Kondisi yang terjadi di RSUD Daya itu tidak clean and clear. Sejumlah Rp452 juta di tahun anggaran berjalan. Makanya jadilah dia ketekoran kas, ini juga yang memengaruhi opini kita, lantaran syaratnya tidak boleh ada ketekoran kas sepeser pun,” ungkapnya.

Baca berikutnya: Kata Pengamat Soal Pembatasan Jam Malam yang Tidak Efektif

Terkini

Mal Hingga Cafe di Makassar Wajib Tutup Jam 8 Malam

Aktivitas usaha di Kota Makassar sebelumnya dibatasi hingga pukul 22.00 wita, kini hanya sampai pukul 20.00 wita.

Populer

Berita Terkait