fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Kisah Bitcoin Rp 51 Triliun Disimpan dalam Kaleng Popcorn di Kamar Mandi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) atau DOJ berhasil menyita Bitcoin curian setara dengan US$ 3,36 miliar atau Rp 51,41 triliun. Bitcoin ini telah hilang selama 10 tahun.

Bitcoin ini disita dari James Zhong, pria 32 tahun asal Georgia, Amerika Serikat. Ia mengaku bersalah dalam kejahatan pencurian bitcoin dari The Silk Road, situs marketplace di dark web yang menjual berbagai barang ilegal, pada tahun 2012.

Penyitaan tersebut dilakukan dalam penggerebekan pada November 2021, dan baru sekarang dipamerkan ke publik, yaitu setelah Zhong mengaku bersalah atas kejahatan tersebut.

ADVERTISEMENT

Bitcoin tersebut disimpan dalam sebuah papan sirkuit komputer, yang disimpan dalam kaleng cemilan popcorn, dan disembunyikan di kamar mandi di rumah Zhong, demikian dikutip dari The Verge, Sabtu (12/11/2022).

Baca juga:  BI: Modal Asing Masuk Bersih ke Indonesia Rp1,01 Triliun

Saat pertama disita, 50 ribuan Bitcoin itu menurut DOJ bernilai US$ 3,36 miliar. Namun saat ini nilainya sudah menyusut drastis menjadi lebih dari USD 1 miliar. Menurut keterangan persnya, DOJ mengklaim kalau ini adalah penyitaan finansial terbesar kedua yang pernah dilakukan oleh pemerintah AS.

Penyitaan terbesar pertama adalah dalam kasus yang melibatkan Razzlekhan, seorang rapper dan TikToker, dengan nilai bitcoin — saat itu — US$ 3,6 miliar (95 ribu bitcoin).

ADVERTISEMENT

Menurut penyidik, kasus Zhong ini disebut sebagai skema penipuan yang canggih karena melibatkan sejumlah transaksi yang kompleks, dan didesain untuk menyembunyikan bitcoin curian tersebut.

Baca juga:  Harga Emas Naik Karena Pernyataan Dovish Ketua The Fed

Pada September 2012, Zhong mendaftarkan sembilan akun palsu di The Silk Road. Kemudian ia menyimpan bitcoin dengan jumlah antara 200 sampai 2000 bitcoin (nilai saat itu hanya US$ 10-12 per bitcoin), dan kemudian melakukan permintaan penarikan dana secara cepat, bisa sampai lima permintaan dalam satu detik.

Menurut DOJ, skema ini sukses menipu sistem situs tersebut yang mengembalikan bitcoin tersebut dengan jumlah berkali lipat dibanding bitcoin yang ia simpan.

ADVERTISEMENT

Zhong melakukan ini sebanyak 140 kali, yang kemudian menghabiskan simpanan bitcoin milik The Silk Road, yang menyimpan maksimal 50 ribu bitcoin dalam satu waktu.

Baca juga:  BCA Jalin Kerja Sama Pembayaran Zakat Daring dengan NU Care-LAZISNU

The Silk Road adalah marketplace berbentuk forum di dark web yang menjual berbagai barang ilegal, termasuk narkoba dan senjata ilegal, dan transaksinya dilakukan mengguakan mata uang kripto.

Forum ini didirikan pada tahun 2011 dan kemudian dimatikan paksa oleh FBI pada 2013. Pendirinya, Ross William Ulbricht, kini dihukum penjara seumur hidup.

“Selama hampir 10 tahun keberadaan bitcoin berjumlah besar yang hilang dan nilainya mengembang sampai US$ 3,3 miliar ini menjadi misteri,” jelas Damian Williams, US Attorney, dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Wali Kota Danny Minta OPD Lebih Gesit Persiapkan Pembahasan APBD 2025

Wali Kota Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto dan jajaran SKPD Pemkot Makassar menggelar Rapat Koordinasi Lingkup OPD di Kantor Balai Kota
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT