Kamis, Januari 28, 2021

Komisi D DPRD Makassar Tinjau Posko Pengungsian Banjir

Layar Tips

Hati-hati, Ini Dampak Buruk Minum Air Es

Sering minum air es atau minuman dingin salah satunya dapat membuat perut buncit loh!

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis di Tengah Pandemi Corona

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis Ditengah Pandemi Corona

5 Kesalahan Umum Merawat Tanaman Hias

Memelihara tanaman hias tidak bisa sembarangan. Nah, berikut kesalahan umum dalam merawat tanaman hias...

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir meninjau langsung posko pengungsian warga terdampak banjir, di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (23/12/2020).

Dalam kunjungan ini, Wahab mengecek kesiapan Pemerintah Kota Makassar, dalam melayani warga yang terdampak banjir. Diketahui sebanyak 222 KK mengungsi akibat banjir yang merendam Kecamatan Biringkanaya.

Di lokasi pengungsian, Wahab menerima laporan ada empat bayi terancam dehidrasi akibat mencret. Serta beberapa pengungsi lainnya terserang penyakit asma. Namun sudah mendapat penanganan dari tim medis.

“Alhamdulillah, semuanya sudah tertangani dengan baik oleh tim medis dari Puskesmas Paccerakkang yang disiagakan di lokasi pengungsian,” terangnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengecek kesiapan dapur umum yang disiapkan Dinas Sosial Kota Makassar.

Baca Juga:

“Kita minta dapur umum disiagakan terus sampai batas waktu pengungsi. Kita juga telah berkooridnasi dengan pak Pj Wali Kota dan alhamdulillah beliau merespon dan juga turun langsung ke lokasi,” kata Wahab.

Selain Kecamatan Biringkanayya, tiga kecamatan lainnya di Makassar juga terendam banjir akibat curah hujan tinggi. Yakni Kecamatan Tamalanrea, Panakukang dan Manggala.

“Kota Makassar ini tempat bermuaranya beberapa sungai besar. Oleh karena itu, apabila terjadi musim penghujan, apalagi tingkat volumenya tinggi wilayah-wilayah tertentu di empat kecamatan itu berpotensi banjir,” terangnya.

Berdasarkan haasil tinjauan langsung, Wahab mengatakan, warga masih membutuhkan selimut, dan bahan makan di tempat pengungsian.

“Kami minta pak Wali Kota kalau bisa jatah makan mereka ditambah menjadi 3 kali sehari karena kondisi kita sekarang ini tengah dilanda wabah covid-19. Jadi kalau orang lapar daya tahan tubuh kita turun. Potensi bisa terserang terpapa covid-19,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Besok, DPRD Gelar Paripurna Penetapan Wali Kota Makassar

Besok, DPRD akan menggelar rapat paripurna terkait Pengumuman Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Layar Populer

Layar Terkait