fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Kondisi Pete-pete di Makassar Memprihatinkan

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar telah mendata kelayakan kondisi angkutan kota (Angkot) atau Pete-pete yang masih beroperasi di sebagian wilayah. Salah satunya angkot kode A dan J dengan rute trayek Jalan Sultan Alauddin dari Terminal Malengkeri dan Pasar Sentral.

“Dari hasil pendataan terdapat beberapa kondisi kendaraan angkot sudah tua dengan umur kendaraan sekitar 25-30 tahun, kondisi kendaraan cukup memprihatinkan (ban, body, dan aksesoris lainnya),” tulis akun resmi Instagram Humas Dishub Makassar yang dilansir Senin, 5 Februari 2024.

Baca juga:  Cuaca Buruk di Makassar, Hal Ini Patut Jadi Perhatian Pengendara

Menurut Dishub Makassar, jumlah angkutan pete-pete di wilayah ini terdata hingga 10 unit. Rata-rata penumpang hanya satu orang dengan maksimal tiga hingga empat ret perharinya. Sedangkan untuk tarif per penumpang, jarak dekat hingga jauh Rp8.000. 

ADVERTISEMENT

Dishub juga mendengarkan keterangan para sopir Pete-pete. “Rata-rata tidak menggunakan sopir pengganti, sopir menarik angkot karena hanya untuk bertahan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dengan rata-rata penghasilan Rp200rb-250rb,” lanjut Dishub Makassar. 

Baca juga:  Parkir Liar di Jalan AP Pettarani, Ban Kendaraan Akan Dikempeskan dan Digembok

Diketahui, Dishub Makassar belakangan gencar mendata kondisi kelayakan angkot di daerah ini. Tujuannya untuk memastikan sekaligus mengecek kondisi kelayakan angkutan kendaraan untuk umum. Pete-pete menjadi salah satu moda transportasi legenda di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Kemenag Sulsel Didesak Tertibkan Travel Haji yang Rugikan Masyarakat

LAYAR NEWS, Makassar - Ketua Komisi I DPRD Sidrap, Ahmad Shalihin membeberkan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT