Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Kotak Hitam Sriwijaya Air SJ 182 Ditemukan

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS – Tim gabungan pencari telah menemukan lokasi kotak hitam atau black box yang diduga milik pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Lancang pada Sabtu (9/1/2021).

Upaya pengangkatan black box dan bagian pesawat lainnya pun masih menunggu pada hari ketiga pencarian.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, tim gabungan pencari telah menandai lokasi yang diduga kuat merupakan black box milik pesawat rute Jakarta-Pontianak tersebut.

“Saat ini terus berupaya untuk mendapatkan black box yang posisinya juga diduga kuat adalah posisi black box yang kita cari,” kata Hadi, yang dikutip dari Kompas.com, Senin (10/1/2021).

Hal ini terbukti dengan adanya sinyal yang dari black box tersebut. Tim kemudian memantau dan menandai lokasi tersebut.

Baca Juga:

Ia berharap, pengangkatan kotak hitam Sriwijaya Air tersebut dilakukan sesegera mungkin.

“Sehingga dapat menjadi bahan bagi KNKT untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan tersebut,” kata dia.

Dantim Sar Taifib TNI AL Lettu Marinir Sofi Rahmadani, mengatakan kotak hitam terdeteksi di kedalaman 17-20 meter.

Menurut dia, kotak hitam terdeteksi dengan alat yang bisa membaca frekuensi alat itu.

Tim penyelam kemudian mulai mencari di sekitar tempat diduga lokasi terdeteksinya kotak hitam tersebut.

“Sekarang pencarian sudah dilakukan, difokuskan di sekitar KRI Rigel,” ujar Sofi.

Tim penyelaman menurunkan 17 Personel Denjaka, 14 Personel Taifib, 23 personel Kopaska dengan perlengkapan mulai dari searider, perahu karet, peralatan selam, alat komunikasi bawah air, GPS bawah air, dan kamera bawah air.

Hingga hari ini, Senin (11/1/2021) pencarian terhadap pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terus dilanjutkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait