fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

KPU Sulsel Nantikan Aturan Soal Larangan Koruptor Ikut Pileg 2024

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan saat ini menanti Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) usai Mahkamah Agung (MA) membuat keputusan yang melarang mantan narapidana Koruptor ikut menjadi Calon Legislatif (Caleg) 2024 mendatang.

Komisioner KPU Sulsel Romy Harminto menyatakan saat ini pihaknya menunggu regulasi dari KPU RI mengenai mekanisme dan teknisnya. Khususnya menyangkut parpol mana yang bakal calegnya terindikasi pernah dihukum dengan kasus korupsi.

Baca juga:  Mantan Napi Jadi Caleg, Pengamat: Mantan Napi Justru Penggerak Parpol

“Kami masih menunggu regulasi KPU RI. Terkait bacaleg yang terindikasi, maka kami menyerahkan kepada internal parpol. Itupun setelah ada regulasi dari KPU RI sebagai regulator,” singkat Romy.

ADVERTISEMENT

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel Saiful Jihad menegaskan masih menunggu rumusan teknis dari KPU. 

“Kita masih menunggu rumusan teknis dari KPU,” ungkapnya.

Baca juga:  Terpidana Korupsi Dilarang Ikut Pileg, Ini Respons Kopel Sulsel 

Diketahui di DPRD Provinsi tercatat sejumlah mantan narapidana yang ikut Nyaleg. Sesuai catatan KPU Sulsel, mereka adalah  Muhammad Ilyas Banno (Partai Gerindra), Muh Rustan AR  (PDIP), Andi Muh Natsir (Partai Golkar), Ratte Salurante (Partai Nasdem), Muhammad Kasmin (PKS) dan Bayu Purnomo dari Partai Gelora.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Tiga Nama Calon Bupati Takalar Bersaing Dapatkan Rekomendasi PPP

Layar.news, Takalar - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Takalar bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan calon bupati Takalar.Ketua DPC PPP...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT