fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

KPU Sulsel Siapkan Kertas Surat Suara Khusus dan Pendamping Bagi Penyandang Disabilitas

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi selatan akan menyiapkan template atau kertas khusus pemilihan bagi penyandang disabilitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.LAYAR NEWS, MAKASSAR — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi selatan akan menyiapkan template atau kertas khusus pemilihan bagi penyandang disabilitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.

Dari 6.670.582 pemilih yang telah terdaftar di dalam Data Pemilih Tetap (DPT) Sulsel, termasuk di antaranya pemilih disabilitas sebanyak 53.751 jiwa

Disebutkan sebanyak 23.911 pemilih disabilitas anggota tubuh afau daksa, kemudian disabilitas intelektual sebanyak 2.636 pemilih dan disabilitas mental yakni 10.968 pemilih.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Caleg Gerindra Sulsel Diduga Kampanye di Gereja, Bawaslu: Pakai Bahasa Daerah Masih Dikembangkan

Kemudian disabilitas rungu (pendengaran) yakni 3.391 pemilih, disabilitas wicara (bisu) 5.889 pemilih, dan disabilitas netra (penglihatan) sebnyak 6.956 pemilih.

Komisioner KPU Sulsel, Romy Harminto mengatakan para penyandang disabilitas harus memperoleh akses keadilan sebagai pemilih sehingga dia akan memprioritaskan pemilih disabilitas.

“Pada dasarnya hak semua warga memilih dan dipilih. Di Sulsel jumlah Pemilih disabilitas sebanyak 53.751 jiwa. KPU memprioritaskan pemilih berkebutuhan khusus dalam Pemilu 2024. Hak politik mereka harus tetap terpenuhi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Dirinya menuturkan bahwa KPU akan mempermudah hak akses pemilih disabilitas. Bukan hanya TPS melainkan pada kertas surat suara saat pencoblosan.

Baca juga:  KPU & Bawaslu Sulsel Mulai Susun Rencana Penyaluran Logistik Pemilu Serentak

Menurutnya, pemilu kali ini memang butuh waktu, lantaran jumlah kertas surat suara yang hendak dicoblos mencapai lima lembar. Maka penyandang disabilitas membutuhkan pendampingan saat pencoblosan, bahkan hingga di bilik suara.

Tak ada perbedaan kertas suara untuk penyandang disabilitas dan pemilih umum. Terkecuali, di kertas suara ada huruf braille dan semacam pertanda di bawah gambar untuk penyandang tuna netra.

ADVERTISEMENT

“TPS harus bisa diakses difabel. Kalau untuk surat suara, ada nanti model Brailer. Ini sementara disusun PKPU nya,” jelasnya.

Baca juga:  Begini Strategi Bawaslu Cegah Kerawanan di TPS Sulsel

Mantan Komisioner KPU Kota Makassar ini menyebutkan jika pihkanya terus melakukan tracking atau mendeteksi lokasi penyandang disabilitas untuk menyalurkan hak pilihnya di 24 Kabupaten/Kota pada Pemilu 2024.

Sejauh ini kata Romy, langkah tersebut mulai dilakukan yang dibarengi sosialialisasi kepada penyandang disabilitas mengenai tata cara pemilihan. Ini seiring jumlah pemilih di Sulsel

“Untuk itu, di 24 Kabupaten Kota sementara memonitoring, memantau teman – teman mengecek kembali disabilitas ada dimana supaya kedepan itu yang diprioritaskan pertama teman teman disabilitas,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Perjuangan Berat Timnas Menanti di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Secara peringkat dunia perjuangan Indonesia memang berat untuk bisa langsung lolos dari babak ketiga karena bercokol dengan sejumlah negara kuat Asia.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT