fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Kuliner Legenda Makassar yang Serupa Tapi Tak Sama

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Setiap makanan khas selalu punya cerita dibalik kelezatan dan kenikmatannya. Begitu juga ketika bicara tentang kuliner di Kota Makassar, Sulawesi Selatan yang tak pernah ada habisnya. Dua kuliner legenda khas Makassar coto dan pallubasa adalah sekian dari beragamnya jenis makanan favorit di daerah ini.

Konon, sebelum segampang menemukan dua kuliner andalan di Makassar ini, coto dan pallubasa adalah makanan yang hanya bisa didapatkan, diolah dan disajikan dalam momen-momen tertentu. Seperti tradisi atau upacara pada masa lampau. Daging sapi, kambing hingga kerbau, dipotong oleh masyarakat kelas atau kasta atas. Sementara isi perutnya, dibagikan kepada warga biasa.

Baca juga:  Polemik Izin Operasi Bajaj di Makassar Jadi Atensi

Dilansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Senin, 4 Maret 2024, pemotongan hewan kurban kerbau adalah merupakan pemberian persembahan yang tertinggi dalam upacara adat. Dalam masyarakat Makassar kemudian dikenal berbagai jenis masakan tradisional dengan bahan dasar daging seperti coto, pallubasa, sop sodara, toppa’lada, konro dan lain sebagainya. 

ADVERTISEMENT

Bahkan isi dalam kerbau seperti usus, hati, jeroan, limpa, dan jantung, dibuat makanan yang khas disebut coto, sementara tulang-belulangnya sampai ke tulang kaki dibuat pula makanan yang disebut konro dan sup kikil. Hampir tidak ada bagian hewan kurban yang tidak diolah, kecuali kulitnya. Lidahnya pun diolah menjadi sop lidah yang sangat lezat rasanya. 

Baca juga:  Pemerintah Imbau Masyarakat Hindari Mudik di Momen Puncak

Meskipun sapi tidak banyak digunakan dalam upacara ritual namun kemudian daging sapi kemudian diolah sama seperti daging kerbau. Dalam berbagai perjamuan dan pesta dalam masyarakat Makassar makanan ini sering ditemukan sebagai menu utama. Berbeda dengan coto yang biasa disajikan dengan ketupat atau buras, pallu basa selalu disajikan dengan nasi. 

Pilihan daging pada pallu basa tidak banyak mengambil isi dalam atau jeroan  melainkan daging khas atau pada tempat-tempat tertentu seperti daging pipi, pinggul, dan lain-lain. Kuah pallu basa yang juga kaya akan berbagai rempah pun diberi tambahan kelapa goreng yang menimbulkan rasa sedap yang tidak ditemukan pada masakan daging lainnya, seperti coto atau sop saudara.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Puluhan Relawan PMI Sulsel Ikut Pelatihan WASH

(Sumber foto: osccdn.medcom.id)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Perjuangan Berat Timnas Menanti di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Secara peringkat dunia perjuangan Indonesia memang berat untuk bisa langsung lolos dari babak ketiga karena bercokol dengan sejumlah negara kuat Asia.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT