fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Laporan Reses Dewan, Air Bersih dan Rs Mangkrak Jadi Keluhan Warga

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna terkait penyampaian laporan hasil pelaksanaan reses kedua masa persidangan kedua tahun sidang 2020/2021, di ruang Paripurna DPRD Kota Makassar, Senin (24/5/2021).

Dalam rapat tersebut, terdapat beberapa persoalan yang berulang kali dikeluhkan oleh masyarakat. Salah satunya terkait RS Batua yang mangkrak.

Banyak warga, utamanya di dapil lll meliputi Kecamatan Panakukang, Manggala, Biringkanaya dan Tamalanrea keluhkan pembangunannya yang tak kunjung usai.

ADVERTISEMENT

“Banyak dalam penyampaian juga bagaimana dengan RS Batua? Masa dibiarkan mangkrak terus bagaimana penyelesaiannya, inikan harus Clear semua masa dibiarkan mangkrak begitu dan masih banyak lagi pekerjaan-pekerjaan, betonisasi, drainase. Hal yang klasik itu begitu terus berputar-putar,” ungkap Wakil DPRD Kota Makassar, Adi Rashid Ali (ARA).

Baca juga:  DPRD Makassar Gelar Rapat Monev Triwulan I Tahun 2023

Selain itu, ketersediaan air bersih juga menjadi persoalan berlarut. Hal ini terlihat dari keluhan yang berulang dari masyarakat. Bahkan, menurut ARA, hampir semua anggota dewan di Dapil ll sudah bosan menyampaikan keluhan tersebut kepada pemerintah namun tidak ditindaklanjuti.

“Saya tidak tahu apakah pemerintah mendengar atau tidak atau cuek. Jangan sampai menunggu masyarakat demo baru diperhatikan,” tegas ARA.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Dilantik Tanpa Husler, Budiman: Kami Berjuang Bersama

ARA meminta pemerintah untuk memperhatikan persoalan yang menjadi keluhan warga Makassar, dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.

“Kita minta pemerintah kota tolong diperhatikan. Makanya, reses ini nanti dimasukkan di sistem informasi penganggaran daerah (SIPD) yang nanti akan dikerja tahun 2022,” ujar ARA.

“Dalam SIPD ini nanti kami akan lihat RKAPBD nya apakah anggarannya dia masukkan. Jadi jangan cuma janji-janji saja,” tambah ARA.

ADVERTISEMENT

ARA berharap, pemerintah kota mesti mengutamakan apa yang menjadi keluhan warga, sebab ini akan menjadi pertanyaan berulang dari warga jika tak menjadi perhatian pemerintah.

Baca juga:  Upgrade Pemahaman PHBS, Aliyah Mustika Ilham Bersama Poltekkes Kemenkes Gelar Sosialisasi

“Percuma kita turun ke rakyat nanti rakyat bertanya ‘Apaji anggota dewan’, berapa kali mi reses tidak ada yang jalan’. Jadi, tidak ada yang terealisasi Pemerintah Kota,” katanya.

Pemerintah Turunkan Ego

Ara juga meminta Pemerintah untuk menurunkan ego dengan mendengarkan apa yang menjadi keluhan masyarakat melalui reses dewan.

“Tolong turunkan egonya. Dan kita mau 2022 reses berikutnya tahun ketiga tidak ada lagi keluhan terkait ini. Artinya semua tersosialisasikan,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar ini.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Cek Senpi di Lapas Makassar

LAYAR NEWS, Makassar – Dalam rangka pengawasan inventaris terkait kepemilikan senjata api (senpi) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT