fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Legislator Makassar Minta Hak Anak Jadi Perhatian Bersama

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Irmawati Sila melakukan sosialisasi Angkatan 2 dengan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perlindungan Anak, di Hotel Khas Makassar, Jumat (25/02/2022).

Pada kesempatan itu Ia mengajak masyakarat untuk ikut mensosialisasikan Perda Perlindungan Anak.

Sebab, penyerbaluasan dianggap penting agar tidak ada lagi kekerasan yang melibatkan mereka. Apalagi, kata dia, kerap kali warga diperhadapkan dengan persoalan pernikahan anak di bawah umur.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Ketua DPRD Rudianto Lallo Hadiri Penyerahan PSU ke Pemkot Makassar

“Jadi ibu-ibu sudah mendapatkan bahannya (Perda) di rumah lalu disosialisasikan. Kalau masih ada yang kurang dipahami nanti dibaca kembali,” ucap Irmawati.

Menurutnya, kewajiban pemerintah dan orang tua melekat hak untuk perlindungan anak. Termasuk memberi kepastian kepada anak untuk tumbuh kembang secara optimal.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Aktivis Pemerhati Anak, Warida Safie dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar, Achi Soleman.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Anggota DPRD Makassar Fatma Wahyudin Dorong Semua Anak Bersekolah

Sementara itu, salah satu narasumber yang merupakan Aktivis Pemerhati Anak, Warida Safie juga mengingatkan agar masyakarat harus memperhatikan anaknya dengan baik. Secara khusus, menjaga pola asuh.

“Jangan diskriminasi, dan perhatikan tumbuh kembangnya agar bisa optimal. Ada juga pendapat anak yang mesti kita dengar,” jelas Warida Safie saat ditemui inisulsel.com setelah kegiatan selesai.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

BK DPRD Sulsel Klarifikasi Calon Komisioner KPID Dugaan Pelanggaran PKPI 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel terus bergerak memproses dugaan pelanggaran aturan seleksi Calon Anggota KPID yang dilaksanakan Komisi A dengan memanggil sejumlah calon komisioner untuk diminta klarifikasi
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT