Selasa, Januari 26, 2021

Legislator Nasdem Minta Pemkot Tidak Usah PSBB

Layar Tips

5 Kesalahan Umum Merawat Tanaman Hias

Memelihara tanaman hias tidak bisa sembarangan. Nah, berikut kesalahan umum dalam merawat tanaman hias...

Ini Tips Terhindar Kanker Prostat, Salah Satunya Bercinta

Kanker prostat menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam pria. Gejalanya seperti rasa nyeri saat buang air kecil.

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis di Tengah Pandemi Corona

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis Ditengah Pandemi Corona

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Angka kasus penyebaran Covid-19 masih tinggi di Kota Makassar, pembatasan kegiatan pada malam hari telah berakhir dilakukan Pemkot Makassar, namun penyebaran Covid-19 belum mereda.

Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah diusulkan oleh Tim Ahli Epidemiologi Covid-19 usai pembatasan jam malam, namun hingga saat ini belum ada kepastian untuk penerapan tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Kota Makassar, Mario David mengatakan, pemberlakuan PSBB boleh saja dilakukan jika angka penyebaran Covid-19 semakin meningkat, namun mengingat ekonomi masyarakat melemah. Ia menyarankan Pemkot Makassar memperketat Perwali mengenai protokol kesehatan.

“Kalau tidak ada mandatory, sebaiknya tidak usah dulu lakukan PSBB, yang perlu dilakukan oleh pemerintah kota bagaimana memperketat saja perwali kemarin yang ada terkait dengan 3 M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak),” ujarnya saat dihubungi Layar.news, Senin ( 11/1/2021).

Menurut Legislator fraksi Nasdem itu, jika pembatasan kegiatan dilakukan, maka akan berdampak pada perekonomian yang menurun di masyarakat.

“Kalau ekonomi tidak jalan masyarakat stress, tidak ada uang, imunnya turun, sakit nanti,” ucapnya.

Untuk itu, ia meminta, Pemkot Makassar memperketat dan mempertegas kembali Peraturan Wali Kota Makassar (Perwali) 51 dan 53 terkait penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

“Yang membandel tidak mematuhi aturan protokol kesehatan diberi sanksi moril, marahi saja pengunjung jika ada yang membandel tidak menerapkan protokol kesehatan, begitu aja tidak usah dibatasi,” terang Mario.

“Kasihan masyarakat kita, kalau itu bukan perintah dari presiden tidak usalah kita laksanakan (PSBB). Kemudian kita minta Satpol PP, petugas kesehatan di puskesmas yang ratusan orang, petugas di kecamatan dan kelurahan itu disebar berkeliling untuk memberi teguran kepada masyarakat jika membandel tidak mengikuti aturan,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Pemprov Sulsel Teken MoU SPAM Regional Mamminasata

Pemprov Sulsel tandatangani kesepakatan terkait Sistem Penyediaan Air Minum di kawasan Maminasata.

Layar Populer

Layar Terkait