fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Lelang 5G Batal, Saham Emiten Telekomunikasi Anjlok

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS – Harga saham emiten-emiten telekomunikasi di Indonesia kompak anjlok jelang penutupan sesi I, Senin ini (25/1/2021). Ambruknya harga saham ini menyusul pemberitaan terkait batalnya lelang jaringan 5G.

Melansir dari CNBC Indonesia, Data BEI mencatat, saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), turun 0,59% di levelRp 3.370 per saham dengan nilai transaksi Rp238 miliar. Meskipun asing masuk Rp15,94 miliar di semua pasar.

Sementara saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) anjlok parah 6,06% di posisi Rp62 per saham, dengan nilai transaksi Rp55 miliar. Asing juga masuk Rp154 miliar.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Matikan Kamera di Aplikasi Zoom Bisa Selamatkan Bumi, Kok Bisa?

Lalu saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun 1,23% di level Rp2.400 per saham, dengan nilai transaksi Rp 55 miliar. Asing juga masuk ke saham emiten telco asal Malaysia ini, sebesar Rp1,30 miliar.

Selanjutnya yakni PT Indosat Tbk (ISAT), sahamnya minus 1,83% di posisi Rp5.375 per saham, dengan nilai transaksi Rp 14 miliar. Lagi-lagi asing juga masuk ke saham Indosat Ooredoo ini sebesar Rp2,87 miliar.

Alasan Kominfo Batalkan Lelang 5G

Diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika memutuskan untuk memberhentikan proses seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,3 GHz, yang bisa dipergunakan untuk jaringan 5G pada Jumat (22/1/2021) lalu.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Ini Konsekuensi jika Tolak Kebijakan Privasi Baru Whatsapp

Kominfo mengatakan, keputusan ini guna menyelaraskan setiap bagian dari proses seleksi ini dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di lingkungan Kominfo.

“Khususnya, Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2015,” jelas pengumuman yang disampaikan Pelaksana Tugas Biro Humas Kominfo Ferdinandus Setu.

Pada akhir pekan lalu, Tim Seleksi telah menyampaikan surat resmi terkait informasi penghentian proses seleksi tersebut kepada perwakilan penyelenggara jaringan bergerak seluler yang lulus Evaluasi Administrasi.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Japri Messenger, Aplikasi Chatting Sekaligus Payment Gateway

Sebagai tindak lanjut pemberhentian proses seleksi ini, Kominfo telah mengembalikan dokumen perjanjian keikutsertaan seleksi (bid bond).

Pengembalian Bid Bond tersebut diterima langsung oleh perwakilan Peserta Seleksi bersangkutan.

Kementerian Kominfo secepatnya akan melakukan langkah-langkah tindak lanjut yang lebih cermat dan berhati-hati. Guna memastikan agar spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya alam yang bersifat terbatas (limited natural resources).

Khususnya pada pita frekuensi radio 2,3 HGz pada rentang 2.360 – 2.390 MHz, dapat bermanfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2024 di Makassar Hingga ke Warkop

LAYAR NEWS, Makassar - Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Pallawa 2024, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar melaksanakan sosialisasi kepada...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT