Kamis, Januari 28, 2021

Mahasiswa UMI Tenggelam di Air Terjun, Jasad Berhasil Dievakuasi

Layar Tips

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis di Tengah Pandemi Corona

Ini 7 Usaha yang Aman Saat Krisis Ditengah Pandemi Corona

Hati-hati, Ini Dampak Buruk Minum Air Es

Sering minum air es atau minuman dingin salah satunya dapat membuat perut buncit loh!

Tanaman Hias Ini Bisa Jadi Pewangi Alami di Rumah

Tanaman hias ini bukan hanya mempercantik, juga bisa menjadi pewangi alami di dalam rumah.

LAYAR.NEWS, MAROS – Mahasiswa Fakultas Teknik Industri (FTI) UMI Makassar yang tenggelam di Air Terjun Pung Bunga Tompobulu, Maros, berhasil dievakuasi, Senin (28/12/2020).

Ketua Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan FTI UMI, Mahatir Muhammad Ato mengatakan, korban bernama Andi Muhammad Akbar. Jasad berhasil dievakuasi oleh delapan penyelam.

“Proses evakuasi dilakukan pada pukul 08.00 pagi hari ini dan penemuan jasad sekitar 08.10. Dilakukan dengan delapan penyelam terdiri dari SAR Unhas, BPBD Maros, Basarnas, SAR UNM, dan DAMKAR Maros,” ujarnya.

Kronologis kejadian, korban bersama empat temannya mandi di permandian Air Terjun Pung Bunga Tompobulu, pada hari Minggu (27/12) lalu, pukul 14.00 Wita.

“Informasi dari teman-temannya memang korban tidak bisa berenang, sehingga terbawa arus. Kalau tampak dari atas airnya tidak deras, tapi di bawah deras arusnya, itu namanya arus bawah,” jelas Mahatir.

Baca Juga:

Ke tiga temannya yakni Emil, Harun dan Dini berhasil menyelamatkan diri. Satu diantaranya yakni Muammad Fahran diselamatkan oleh warga dan satunya lagi tenggelam dibawa arus.

Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Maros untuk disemayamkan.

Belasungkawa Dekan FTI UMI

Dekan FTI UMI Makassar, Zakir Sabara berbela sungkawa atas meninggalnya salah satu mahasiswannya itu.

“Atas nama keluarga besar Fakultas Teknologi Industri UMI Makassar mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda tercinta Andi Muhammad Akbar,” ujarnya.

“Terima kasih tak terhingga kepada semua tim gabungan yang bekerja keras melakukan pencarian dan evakuasi tanpa lelah sejak sore kemarin sampai pagi ini,” tambahnya.

Diketahui, tahun ini sudah 2 kali Air Terjun Pung Bunga memakan korban.

Pada Februari lalu, Mahasiswi Megarezky juga tenggelam dan ditemukan tewas pada keesokan harinya.

Jasad korban baru ditemukan setelah dilakukan pencarian selama sekiar 24 jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Besok, DPRD Gelar Paripurna Penetapan Wali Kota Makassar

Besok, DPRD akan menggelar rapat paripurna terkait Pengumuman Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Layar Populer

Layar Terkait