fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Masa Kontrak Habis, Ribuan Karyawan Pemkot Makassar Tetap Bekerja

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Masa Kontrak ribuan karyawan kontrak lingkup Pemerintah Kota Makassar telah berakhir per 31 Desember 2021 lalu.

Namun, ribuan karyawan tersebut masih tetap bekerja meski perpanjangan kontrak belum pasti. Sebab masih menunggu pengumuman hasil seleksi Laskar Pelayan Publik Berintegritas atau Laskar Pelangi.

“Harus tunggu pengumuman Laskar Pelangi. Kalau tidak lulus, ya, tidak bisa bekerja. Karena yang menentukan kelulusan kan dari hasil tes mereka sendiri,” Kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Andi Siswanta Attas.

ADVERTISEMENT

Saat ini karyawan kontrak di Pemkot Makassar sebanyak 12.400 tenaga kontrak. 8.200 di antaranya bekerja dengan SK Wali Kota, sementara 4.200 orang bekerja dengan SK kepala dinas.

Baca juga:  Perumda Pasar Makassar dan Baznas Teken MoU Pembentukan Unit Pengumpul Zakat

“Nanti setelah tenaga kontrak dinyatakan lulus, barulah SK mereka diterbitkan dan melanjutkan pekerjaan,” jelas Siswanta.

Dia mengatakan tenaga kontrak yang tidak lulus pada seleksi laskar pelangi, tidak menerima gaji karena belum ada penetapan SK perpanjangan dan mereka terancam menganggur.

ADVERTISEMENT

Kemungkinan jumlah tenaga kontrak yang bakal diterima melalui seleksi Laskar Pelangi sesuai dengan kebutuhan masing-masing OPD.

Baca juga:  Pembelajaran Tatap Muka, Sudirman Sulaiman Tekankan Prokes

“Kemungkinan ditambah dan dikurangi jumlahnya itu sangat besar. Karena kan ada 12 ribu tenaga kontrak lama, tambah 3 ribu pendaftar baru. Jadi jumlah yang diterima nanti bergantung kebutuhan. Kalau cuma 9 ribu kebutuhan, ya 9 ribu saja yang diterima,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan (Danny) Pomanto memastikan, tenaga kontrak yang saat ini bekerja belum tentu ada yang diberhentikan.

ADVERTISEMENT

“Belum tentu ada diberhentikan, yang sekarang inikan ada 12 ribu, kalau kita pertahankan 12 ribu berarti tidak ada yang nganggur,” katanya.

Meski begitu Danny masih bimbang dalam menerima calon Laskar Pelangi. Sebab, jika Pemkot menerima 12 ribu laskar pelangi maka akan terjadi beban anggaran pada APBD.

Baca juga:  Dewan Sebut Ada Tenaga Kontrak "Siluman" di Pemkot Makassar

“Saya lagi bimbang mau putuskan. kalau saya putuskan 10 ribu berarti ada 2 ribu orang yang menganggur. Kalau saya butuhkan 12 ribu berarti kita tanggung. Akhirnya banyak pekerjaan jalan tidak terlaksana karena bebang anggaran lagi ke situ (laskar pelangi). Nah inilah susahnya jadi kepala daerah,” jelas Danny.

Baca berikutnya: Pemkot Makassar Bangun Destinasi Jembatan Layang Japparate Tahun Ini

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Di Makassar, Penyuluhan Pencegahan Bahaya Narkoba Sasar Siswa Baru Momen MPLS

LAYAR NEWS, Makassar - Satuan Narkoba, Polrestabes Makassar, menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dalam momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT