fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Melihat Cara Pemerintah Tingkatkan Daya Tarik Objek Wisata Rammang-rammang 

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Maros – Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, mewujudkan keseriusannya untuk meningkatkan daya tarik objek wisata Rammang-rammang di Kabupaten Maros. Menurutnya ini bagian dari upaya perbaikan kondisi alam dan lingkungan di wilayah tersebut. 

Salah satu caranya adalah menanam ribuan bibit sukun di kawasan destinasi itu, tepatnya di Dermaga 2. Budidaya sukun di Rammang-rammang, tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, tapi akan semakin meningkatkan daya tarik wisata di daerah tersebut. 

Baca juga:  Ini Jadwal Keberangkatan Jemaah Haji Kloter Perdana Embarkasi Makassar

Penanaman ini juga sebagai bentuk komitmen pemerintah menanam 5.000 pohon sukun di kawasan ini. “Selain pohon buah, akarnya akan melakukan proses pencernaan air proses pemulihan air, di mana sukun ini ditanam,” kata tokoh masyarakat setempat, Iwan Dento, dilansir dari laman resmi Pemprov Sulsel, Senin, 29 Januari 2024.

ADVERTISEMENT

Kata Iwan, penanaman sukun juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Rammang-rammang, akan terjadi peningkatan permintaan terhadap berbagai produk dan jasa seperti penginapan, makanan dan minuman, serta kerajinan tangan lokal. 

Baca juga:  Serukan Dukung DILAN, Menteri Desa Sebut Deng Ical Sosok Hebat

Hal ini akan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar untuk mendapatkan pendapatan tambahan melalui sektor pariwisata. Sedangkan, Koordinator Desa Salenrang Mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar, Taufik Hidayat Abdullah, menilai program ini sangat baik. 

Selain menghijaukan lahan yang kosong, juga untuk bahan makanan olahan. Buah sukun yang punya daging berwarna putih, teksturnya empuk, dan cita rasa sedikit manis dapat diolah mulai dari dikukus hingga digoreng. “Mungkin juga bisa dijadikan cemilan, dan program sukun ini patut untuk dikembangkan lagi di Sulsel,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Jadwal Gajian ASN Pemprov Sulsel Berubah, Meski Hari Libur Tetap Cair

Bagian batang dan daun sukun dapat dibuat kerajinan seperti anyaman, ukiran dan miniatur, aksesoris, lukisan dari daun kering. Penanaman sukun di kawasan Rammang-rammang diharap dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang menarik minat wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri. 

(Sumber foto: kwriu.kemdikbud.go.id)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

68 Kasus Kebakaran di Makassar Sejak Januari-Juni 2024, Objek Ini yang Terbanyak

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mengumumkan data penanganan kasus sepanjang Januari hingga Juni 2024.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT