fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Melihat Hasil Pemetaan Indikator TPS Rawan di Pemilu 2024 Menurut Bawaslu Sulsel

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah memetakan jenis kerawanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan Pemilu 2024. Hasilnya, terdapat 7 indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi. 

Kemudian, 14 indikator yang banyak terjadi, dan 1  indikator yang tidak banyak terjadi namun tetap perlu diantisipasi. Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 7 variabel dan 22 indikator, diambil dari 26.357 TPS di Sulawesi Selatan.

Ada 7.326 TPS yang dikategorikan rawan. Pengambilan data TPS rawan dilakukan selama 6 hari pada 3 sampai dengan 8 Februari 2024. Variabel dan indikator TPS rawan yang pertama, penggunaan hak pilih (DPT yang tidak memenuhi syarat, DPTb, DPK, dan KPPS di luar domisili). 

ADVERTISEMENT

“Kedua, keamanan (riwayat kekerasan dan/atau intimidasi). Ketiga, kampanye (politik uang dan/atau ujaran kebencian di sekitar TPS). Keempat, netralitas (penyelenggara, ASN, TNI/Polri, Kepala Desa dan/atau Perangkat Desa),” dalam rilis yang diterima jurnalis dari Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, Senin, 12 Februari 2024. 

Baca juga:  Dua Orang Positif Corona di Sulsel, Ini Rinciannya!

Kelima, logistik (riwayat kerusakan, kekurangan/kelebihan, tertukar, dan/atau keterlambatan). Keenam, lokasi TPS (sulit dijangkau, rawan bencana, dekat dengan lembaga pendidikan/pabrik/perusahaan, dekat dengan posko/ rumah tim kampanye peserta pemilu, dan/atau lokasi khusus) dan terakhir adalah jaringan listrik dan internet.

7 Indikator TPS rawan yang paling banyak terjadi menurut Bawaslu Sulsel: 

ADVERTISEMENT
  1. Terdapat pemilih DPT yang sudah tidak memenuhi syarat; 
  2. TPS yang terdapat potensi Daftar Pemilih Khusus (DPK);
  3. TPS yang terdapat jumlah Pemilih Tambahan (DPTb) signifikan;
  4. TPS yang Terdapat KPPS yang merupakan pemilih di luar domisili TPS tempatnya bertugas;
  5. TPS yang terdapat kendala jaringan internet di lokasi TPS
  6. TPS yang berada atau dekat dari posko/rumah tim kampanye peserta pemilu;
  7. TPS di wilayah rawan bencana (banjir, tanah longsor,dan/atau gempa).
Baca juga:  Inspektorat Periksa Sekda Sulsel Terkait Dana Bansos

14 Indikator TPS rawan yang banyak terjadi:

  1. Terdapat kendala aliran listrik di lokasi TPS;
  2. TPS dekat lembaga pendidikan yang siswanya berpotensi memiliki hak pilih;
  3. TPS sulit dijangkau;
  4. Terdapat praktik pemberian uang atau barang pada masa kampanye dan masa tenang di sekitar lokasi TPS;
  5. TPS yang memiliki riwayat terjadi Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS;
  6. Memiliki riwayat terjadi intimidasi dan kekerasan kepada penyelenggara pemilu;
  7. TPS dekat wilayah kerja (pertambangan dan/atau pabrik);
  8. Memiliki riwayat kekurangan atau kelebihan dan bahkan tidak tersedia logistik pada saat Pemilu/pemilihan;
  9. TPS memiliki riwayat keterlambatan pendistribusian di TPS (maksimal H-1) pada saat Pemilu/Pemilihan;
  10. TPS yang memiliki riwayat kerusakan logistik/kelengkapan pemungutan suara pada saat Pemilu/Pemilihan;
  11. TPS memiliki riwayat kasus tertukarnya surat suara pada saat Pemilu/Pemilihan;
  12. TPS yang ASN, TNI/Polri, kepala desa dan/atau perangkat desa melakukan tindakan/kegiatan yang menguntungkan atau merugikan peserta Pemilu;
  13. TPS di Lokasi Khusus; dan
  14. TPS yang terdapat anggota KPPS yang berkampanye untuk peserta Pemilu.
Baca juga:  Bawaslu Sulsel Catat 69 Kasus Netralitas ASN di Pemilu 2024, Ini Daerah Terbanyak

1 Indikator TPS rawan yang kurang terjadi:

  1. TPS yang terdapat Praktik menghina/menghasut diantara pemilih terkait isu agama, suku, ras, antar golongan di sekitar lokasi TPS

“Pemetaan TPS rawan ini menjadi bahan bagi Bawaslu, KPU, peserta pemilu, pemerintah, aparat penegak hukum, pemantau, media dan seluruh masyarakat untuk memitigasi agar pemungutan suara lancar tanpa gangguan yang menghambat Pemilu yang demokratis,” tegas Saiful Jihad.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Peringatan Waspada Sarang Buaya Dekat Pemukiman Warga di Makassar

Otoritas terkait telah memasang papan imbauan, waspada buaya dekat pemukiman warga di sekitar Sungai Tallo, Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT