fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Meski Corona, Pelindo IV Tetap Pacu Pengembangan Pelabuhan kelolaan

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – PT Pelindo IV berusaha untuk tetap berupaya melakukan pengembangan di sejumlah pelabuhan kelolaan meski di tengah pandemi corona.

Direktur Teknik PT Pelindo IV, Prakosa Hadi Takariyanto mengemukakan, pihaknya sudah menargetkan produktivitas tahun ini tidak turun.

“Sehingga meskipun ditengah pandemi Covid-19, kami tetap melakukan pengembangan di sejumlah pelabuhan kelolaan sesuai program yang telah disusun,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pihaknya tegas dia, tetap berkomitmen dan melakukan pembangunan infrastruktur maupun penambahan peralatan di sejumlah pelabuhan sesuai target investasi yang ditetapkan.

Baca juga:  Pelindo IV Masuk TOP CSR Awards 2021

“Sejumlah proyek pengembangan tetap berjalan, tentunya kami dari manajemen juga tetap mengedepankan protokoler kesehatan Covid-19, terutama bagi karyawan atau siapapun yang bertugas di lapangan,” jelasnya.

Sebagai kelanjutan dari pengembangan yang dilakukan manajemen Perseroan, tahun ini pihaknya juga akan mendatangkan sejumlah alat untuk ditempatkan di beberapa pelabuhan kelolaan.

ADVERTISEMENT

“Total ada 6 unit alat yang akan kami datangkan, yakni 4 unit alat RTG (Rubber Tyred Gantry) dan 2 unit CC (Container Crane),” sebut Prakosa.

Baca juga:  PNUP dan Politeknik Penerbangan Makassar Gelar Kelas Kerjasama RPL

Senior Vice President of Port Equipment PT Pelindo IV, Muhajir Djurumiah menuturkan bahwa di awal Agustus nanti pihaknya memang akan mendatangkan 4 unit alat RTG dan 2 unit CC.

“Dengan rincian, 2 unit RTG dan 2 unit CC untuk di Pelabuhan Sorong, serta 2 unit RTG untuk di Terminal Petikemas Bitung (TPB),” kata Muhajir.

ADVERTISEMENT

Dia menyebutkan, kedatangan 6 unit alat yang akan semakin meningkatkan produktivitas di Pelabuhan Sorong dan TPB di era New Normal ini adalah juga bagian dari rencana investasi tahun ini.

Baca juga:  Hati-hati, Ini Hukum Menulis Nama Jenazah pada Papan Nisan

“Keenam unit alat tersebut dibeli dengan anggaran internal perusahaan sebesar Rp160 miliar,” kata Muhajir.

“Walaupun saat ini masih berlangsung wabah Virus Corona, tetapi Pelindo IV berusaha untuk tetap survive demi memacu pertumbuhan Indonesia Timur,” tukasnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Rinding Allo, Desa Memukau di Lutra yang Mirip Swiss dan Austria

Desa Rinding Allo berada di kawasan pegunungan Luwu Utara, Kecamatan Rongkong. Lokasinya yang terletak di ketinggian 1600 Mdpl.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT