fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

None: Ketua RT Bakal Terima Insentif 3,1 Juta dan Tak Butuh 9 Indikator

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Jika Irman Yasin Limpo – Andi Zunnun Armin NH diberi amanah memimpin Kota Makassar, sejumlah fasilitas akan diberikan kepada Ketua Rukun Tetangga (RT).

Selain insentif setara Upah Minimum Regional (UMR) sebesar Rp 3,1 juta, para Ketua RT juga akan difasilitasi tablet dan sepeda listrik sebagai kendaraan operasional.

None – sapaan akrab Irman Yasin Limpo, mengungkapkan, fasilitas tersebut wajar didapatkan Ketua RT, karena jika dirinya terpilih, tugas mereka akan semakin berat.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Badan Pusat Statistik Sebut Sulsel Alami Inflasi 0,63 Persen

Pasalnya, ia akan melakukan downsizing pemerintahan atau pelimpahan sejumlah kewenangan ke tingkat RT. Antara lain, pelayanan administrasi kependudukan, serta sejumlah perizinan.

“Kita akan mengajarkan sebuah era baru, yakni digitalisasi kepada para Ketua RT. Dan ini bukan sesuatu yang mustahil,” ujarnya, Selasa (22/9)2020.

Ia mengungkapkan, jika selama ini para Ketua RT diberi insentif Rp 1 juta dengan sembilan indikator, hal tersebut tidak akan ia lakukan.

ADVERTISEMENT

Indikator keberhasilan Ketua RT, adalah kepuasan warganya. Jika mereka tidak bekerja maksimal, tentu saja akan mendapatkan protes langsung dari warganya.

Baca juga:  Segini Harga Tiket Markas Baru PSM Makassar di Stadion Batakan

“Jadi, tidak ada itu sembilan indikator. Yang harus dikasi sembilan indikator itu harusnya Lurah, karena mereka ASN, ukuran kinerja mereka harus jelas. Ukuran berhasil tidaknya Ketua RT, jika warganya puas terhadap kinerja mereka. Kalau warga tidak puas, tentu mereka akan mendapatkan punishment langsung dari warganya,” tegasnya.

Terkait anggaran, ia mengaku sudah menghitungnya. Dengan APBD Rp 4 triliun lebih, bukan sesuatu yang mustahil. Anggaran bisa diambil dari safeting program yang tidak terlalu penting.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Cari 21 Korban Kapal Terbalik di Perairan Selayar Lewat Jalur Udara, Ini yang Ditemukan

“Misalnya anggaran makan minum rujab wali kota itu menurut saya terlalu besar. Itu bisa dialihkan ke program yang memang dibutuhkan saat ini,” urainya.

None yang berlatarbelakang birokrat, dan sudah menduduki sejumlah posisi kepala dinas, mengaku sangat paham dengan porsi APBD. Karena itu, tidak perlu ada keraguan.

“Apa yang saya sampaikan bukan janji politik, tapi bentuk program yang saya tawarkan ke masyarakat,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Cek di Sini, Jadwal Hingga Daftar Daerah Selenggarakan Pilkada Serentak 2024

Pilkada Serentak 2024 tak lama lagi bakal digelar. Pilkada serentak mencakup pasangan calon gubernur, bupati hingga wali kota.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT