fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

PDIP Tidak Kawatir Isu PKS Tinggalkan Dilan

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Ketua DPC PDI Perjuangan, Andi Suhada Sappaile tidak terlalu khawatir dengan isu PKS mengalihkan dukungan pasangan Syamsu Rizal-Fadly Ananda (Dilan).

Kata Andi Suhada, hingga hari ini konstelasi politik di Makassar masih sangat cair. Selama belum ada surat B1 KWK, belum pasti semua.

“PDIP sudah pasti, dua partai lain sedang berproses di pusat. Saling klaim partai wajar saja, semua masih dinamis. Masing-masing calon pasti intens mendekati parpol,” tegas Suhada di Gedung DPRD Kota Makassar, Rabu (5/8) 2020.

ADVERTISEMENT

Suhada menegaskan, koalisi pengusung Dilan sangat solid. Ditambah lagi dengan elektabilitas Dilan cukup yang cukup baik diantara kandidat lain.

Menurutnya keberadaan Fadli Ananda yang merupakan kader partai berlambang banteng moncong putih itu diyakini akan mendongkrak suara pemilih pemula.

Baca juga:  Jadi Universitas Unggul, Unifa Terapkan Hybrid Learning System

“Dalam waktu dekat kita akan konsolidasi ke bawah. Fadli kader kami, betul-betul tekadnya kuat untuk maju terbukti beliau telah meresmikan posko millenial,” pungkas Suhada.

ADVERTISEMENT
PDIP Yakin Bersama PKS Bisa Menangkan Dilan

Sementara itu, Ketua Bappilu PDIP Kota Makassar, Raisul Jaiz mengatakan kabar PKS mengalihkan hanya upaya oknum yang takut dengan kekuatan besar atas kolaborasi PKS dan PDIP.

“Ini hanya permainan orang melalui media sosial yang takut kalau PKS dan PDIP gabung,” Raisul, Rabu (5/8)2020.

Ia menegaskan isu PKS dan PDIP tidak dapat bersatu dalam koalisi merupakan hoaks. Meski berbeda dukungan di tingkat pusat, tapi kolaborasi kedua partai ini kerap terjadi di daerah.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Apindo Sulsel: Pembatasan Jam Operasional Berpotensi Ciptakan PHK

Raisul mencontohkan saat Pilgub Sulsel 2018, PKS dan PDIP merupakan motor dari tim pemenangan Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman.

Kolaborasi kedua partai inilah, Raisul melanjutkan yang mengantarkan pasangan dengan jargon Prof Andalan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

“PDIP selama ini merasa nyaman jika bersama PKS, seperti di Pilgub Sulsel. Ya dua partai ini memiliki jaringan saksi terbaik nasional ini,” ucapnya. 

Bisa dibayangkan, kata Raisul, bila PKS dan PDIP kembali berkolaborasi ditambah dengan dukungan PKB dan Hanura, maka langkah Dilan memenangkan Pilwalkot Makassar 2020 akan lebih enteng.

Baca juga:  Rayakan Kelulusan SMA di Gunung Lompobattang, Remaja Ini Malah Dievakuasi

Apalagi, pasangan doktor dan dokter ini sudah punya jaringan relawan dan komunitas yang amat kuat di akar rumput.

“Militansi kader PKS dan PDIP jika dikolaborasi bersama PKB dan Hanura akan meledakkan Dilan di Makassar,” ucap Raisul.. 

Lebih jauh, ia menyampaikan optimisme pihaknya bahwa PKS tetap bersama Dilan lantaran tahu partai besutan Sohibul Iman sangat komitmen.

PKS merupakan partai pertama yang memberikan surat tugas kepada Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal. Olehnya itu, ia sangat yakin PKS pada akhirnya akan tetap bersama Dilan. 

“PKS partai yang pertama memberikan surat tugas ke Deng Ical, sebelum partai yang lain memberikan surat tugas atau surat rekomendasi,” tutupnya. 

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Silaturahmi Momen Iduladha, Ini Sederet Hal yang Jadi Atensi Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel

Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh, memanfaatkan momen hari raya Iduladha ini untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT